LENSA POLITIKNEWS

Jelang Debat Publik Pilkada, Bawaslu Akan Batasi Jumlah Peserta

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Pelaksanaan debat publik di pemilihan kepala daerah bagi empat kabupaten di Provinsi Kepulaun Bangka Belitung rencananya akan diselenggarakan pada Senin, 9 November 2020 mendatang.

Anggota KPU Provinsi Bangka Belitung, Deni menjelaskan secara prinsip peraturan dan pelaksanaan pemilihan kepala daerah di berbagai kabupaten tersebut diwajibkan menyesuaikan protokol kesehatan.

“Tidak menutup kemungkinan juga termasuk pengturan debat publik paslon nanti akan dibatasi pesertanya,” kata Deni di sela–sela tanya jawab dalam acara Diseminasi Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia No. 4 Tahun 2020, yang berlangsung Jumat, 30 Oktober 2020 pekan lalu.

Berdasarkan Pasal 59 PKPU No.6/2020 tentang Pilkada dalam keadaan pandemi Covid-19 bahwa debat publik akan diselenggarakan di dalam studio Lembaga Penyiaran Publik atau Lembaga Penyiaran Swasta, dan jumlah orang yang terbatas.

“Pengaturan debat publik juga diatur dalam PKPU, debat hanya dapat dihadiri oleh calon/pasangan calon, anggota tim kampanye dalam jumlah terbatas, KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota, dan Bawaslu Provinsi atau Bawaslu Kabupaten/Kota penyelenggara pilkada,”jelasnya.

Lebih lanjut, Deni mengutarakan debat publik merupakan satu dari beberapa metode kampanye yang diperbolehkan oleh KPU, dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini segala aktivitas kerumunan dibatasi tak terkecuali kampanye tatap muka.

“Sebetulnya, kampanye ini lebih didorong mengedepankan medsos ataupun sosial daring, dan juga pertemuan terbatas, kalau biasanya memperbolehkan 1000 peserta tapi kalau sekarang maksimal 50 orang,” ujarnya.

Dengan begitu, pihaknya meminta kepada seluruh paslon pilkada untuk memaksimalkan sisa waktu kampanye yang ada. Diketahui, jadwal kampanye telah dimulai tertanggal 6 September 2020 hingga 5 Desember 2020 ataupun selama 71 hari.

Penulis: Mohammad Rahmadhani | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button