LENSA KRIMINALNEWS

Dianggap Kooperatif, Penyidik Belum Menahan Tersangka Pemilik Akun Ayak Bedincak

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Proses hukum penanganan perkara dugaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang dilakukan oleh Pemilik Akun Facebook Ayak Bedincak masih tetap berlanjut di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bangka Belitung.

Ditreskrimsus pun sudah resmi menetapkan SW yang merupakan pemilik akun Facebook Ayak Bedincak sebagai tersangka. SW dijerat pelanggaran tindak pidana pencemaran nama baik atau fitnah atau menghina penguasa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 ayat (3) juncto Pasal 27 ayat (3) Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE atau Pasal 310 KUHP atau Pasal 311 KUHP atau Pasal 207 KUHP.

Direktur Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung Komisaris Besar Haryo Sugihartono mengatakan penetapan SW sebagai tersangka sudah disetujui olehnya dengan melihat hasil pemeriksaan sebelumnya dan gelar perkara.

“Penetapannya sudah saya acc. Sudah ditetapkan jadi tersangka sekarang. Hari ini kita panggil menjalani pemeriksaan lagi dengan status sebagai tersangka,” ujar Haryo kepada Lensabangkabelitung.com, Jumat, 20 November 2020.

Terkait apakah akan ada penahanan, Haryo menuturkan bahwa hal itu saat ini belum dilakukan oleh penyidik dengan berbagai pertimbangan yang objektif.

“Meski sudah ada penetapan tersangka, namun untuk tersangka sendiri tidak ditahan. Penyidik mempunyai alasan objektif terkait itu,” ujar dia.

Sebagai pertimbangan saat ini belum dilakukan tindakan penahanan, kata Haryo, adalah sikap kooperatif tersangka selama memenuhi panggilan dan menjalani pemeriksaan.

“Statusnya juga jelas sehingga hal-hal yang dikhawatirkan bahwa tersangka akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan mengulangi perbuatannya diyakini tidak terjadi,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button