NEWS

Dana Desa Tiap Tahun Naik Signifikan, Menteri Desa: 2021 Naik Rp 72 T

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Hakim Iskandar menyebutkan dana desa tiap tahunnya terus mengalami kenaikan.

Hal diatas seiring komitmen pemerintah pusat mewujudkan pembangunan berkeadilan dan sejahtera diperkuatkan UU No.6/2014 tentang Desa. Termaktub dalam Pasal 72 Ayat 2 tentang Keungan Desa, jumlah alokasi untuk pedesaan sebesar 10 persen dari APBN.

“Menghadapi arus percepatan pembangunan, harus ada eksplorasi pembangunan desa, mengapa harus desa, karena ada 514 ribu kabupaten/kota terdiri dari 74 ribu desa atau sebanyak 15 persen desa tergolong desa tertinggal,” kata Iskandar di hadapan anggota DPRD Babel saat Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi Bangka Belitung ke – 20, di Pangkalpinang. Sabtu, 21 November 2020, baru–baru ini.

Iskandar menjelaskan syarat pembangunan Indonesia harus dimulai dari membangun desa sebagaimana program Nawacita Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Ia menambahkan, untuk mewujudkan itu semua, pembangunan desa telah diperkuat oleh Undang-Undang Desa sebagaimana disampaikan sebelumnya, dan selalu didukung dengan anggaran yang mengalami kenaikan disalurkan melalui rekening desa. Tercatat pada tahun 2015 sebesar Rp 20,67triliun, 2016 naik menjadi Rp 46.98triliun, pada 2017 – 2018 kembali naik sebesar Rp 60triliun, di 2019 pada posisi Rp 70triliun, di 2020 menjadi Rp Rp 71,19triliun, dan di 2020 tahun depan kembali naik menjadi Rp 72triliun.

“Dengan dana desa yang telah disalurkan itu, desa–desa telah mampu membangun insfrastruktur dasar yang sangat massif untuk memenuhi kebutuhan dasar dan membantu kegiatan ekonomi di desa,” tutur Iskandar.

Penulis: Mohammad Rahmadhani | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button