BELITUNGNEWS

Satu Meninggal Dunia, Perahu Rombongan ASN Pemprov Babel Tenggelam Saat Mancing di Belitung

Lensabangkabelitung.com, Belitung – Satu unit perahu nelayan yang mengangkut tujuh Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bangka Belitung mengalami kecelakaan laut di perairan Tanjung Batu, Badau, Kabupaten Belitung, pada Kamis siang, 22 Oktober 2020.

Akibatnya, Edi, 43 tahun salah satu dalam rombongan tersebut harus kehilangan nyawa. Sementara enam orang lainnya berhasil selamat dari peristiwa nahas tersebut.

Kecelakaan maut itu bermula saat rombongan ASN berangkat dari perairan Tanjung Batu bertujuan untuk memancing di laut lepas. Namun belum sampai ke tempat tujuan rombongan memutuskan untuk kembali dikarenakan cuaca buruk. Ketika berusaha kembali ke daratan, ternyata perahu nelayan yang mereka gunakan mengalami kebocoran dan terbalik dihantam badai.

Dari hasil visum diduga korban meninggal dikarenakan tidak bisa berenang pada saat jatuh ke laut. Hal itu diperkuat karena tidak ditemukan luka serius pada jasad korban.

“Kondisi jenazah terdapat lecet di dahi dan tangan kanan kiri tapi bukan luka yang bisa menyebabkan kematian. Perkiraan waktu kematian delapan sampai dua belas jam sebelum pemeriksaan luar,” jelas Kepala Instalasi Pemulaaaraan Jenazah RAUD dr H Marsidi Judono, dr Gunawan, Kamis malam, 23 Oktober 2020.

Secara terpisah, hasil pemeriksaan sementara dari para saksi, Kepolisian Resor Belitung menyimpulkan kejadian ini murni kecelakaan.

“Hasil pemeriksaan sementara memang betul kapal itu dihantam ombak dan korban terjatuh,” terang Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Belitung Ajun Komisaris Chandra Satria Perdana ke awak media.

Lebih lanjut Chandra mengatakan, dikarenakan dari pihak keluarga korban meninggal berkeberatan untuk dilakukan autopsi otomatis pemeriksaan lanjutan tidak bisa dilakukan.

“Pihak kepolisian tidak akan menindaklanjuti jika terjadi permasalahan. Terkecuali muncul indikasi dari hasil pemeriksaan dokter baru bisa ditindaklanjuti,” jelas Kasat Reskrim.

Adapun tujuh ASN DPMPTSP Provinsi Bangka Belitung yang mengalami kecelakan laut masing-masing bernama Ermedi, 51 tahun; Riyo Hayadi, 37 tahun; M Trinanda, 47 tahun; Gunawan, 53 tahun; Ahmad Kornolus, 51 tahun; Susilo, 35 tahun; dan terakhir, Edi, 43 tahun, korban meninggal dunia.

Penulis: Rizky Sadewa | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button