LENSA EKONOMILENSA KRIMINALNEWS

Propam Polda Babel Segera Tindak Oknum Penerima Setoran Tambang Laut Toboali

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Bangka Belitung Komisaris Besar Sihar Manurung meminta Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk melakukan tindak tegas terhadap oknum yang diketahui dan terbukti menerima setoran dari aktivitas tambang timah di Perairan Toboali Kabupaten Bangka Selatan.

Sebelumnya dalam aksi damai yang digelar di Bhay Park dan ruang publik Polda Bangka Belitung, perwakilan nelayan menyampaikan adanya pembiaran dan pungli dalam penambangan di laut Toboali. Pungli tersebut terdiri dari setoran uang bendera sebesar Rp 5 juta, uang koordinasi Rp 7 juta dan uang fee atau kompensasi sebesar Rp 12 ribu per kilogram.

“Sesuai arahan Wakapolda, Propam segera koordinasi dengan nelayan ini dan nelayan tidak perlu takut karena memberikan informasi. Sebutkan saja namanya kita akan proses,” ujar Manurung saat bertemu dengan perwakilan massa nelayan penolak tambang laut Toboali di Ruang Publik/Pers Polda Bangka Belitung, Senin, 5 Oktober 2020.

Menurut Manurung, Polda Bangka Belitung untuk pertama akan melakukan penghalauan dan pengusiran kepada PIP atau KIP yang tidak memiliki izin.

“Saya kalau sudah turun, saya tidak peduli siapa dibelakangnya walaupun oknum-oknum tertentu kita akan libas. Tidak ada pungli tidak ada pembiaran. Tidak ada uang keamanan atau uang koordinasi,” ujar dia.

Manurung menuturkan upaya memberi setoran tersebut dilakukan oleh KIP atau PIP yang ilegal. Polda Bangka Belitung, kata Manurung, akan bertindak tegas dalam menertibkan para penambang ilegal tersebut.

“Yang memberi uang kordinasi dan keamanan sudah otomatis ilegal. Saya tidak membiarkan izin mereka di pantai. Kalau mereka dari luar Bangka Selatan saya minta diusir ke wilayah masing-masing. Nanti akan kelihatan mana yang memiliki izin dan mana yang tidak,” ujar dia.

Dengan melakukan patroli dan pengecekan kapal satu per satu, kata Manurung, biasanya nanti ada kapal yang diitambatkan seperti itu saja tanpa ada personil.

“Nanti akan saya minta putuskan talinya dan ditarik. Saya juga sudah siapkan kapal untuk menarik KIP yang ilegal. Ini janji saya dan akan saya pimpin sendiri. Sehingga tidak ada lagi yang beroperasi yang ilegal,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button