NEWS

Percepat Pemulihan Ekonomi Masyarakat, PT Timah Bantu Masyarakat 9 sektor ini

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Mendorong pemulihan ekonomi masyatakat di tengah pandemi corona yang belum usai, PT Timah terus bergerak membantu UMKM agar tetap dapat melanjutkan usahanya melalui CSR dengan sistem dana bergulir program kemitraan PT Timah Tbk.

Hingga September 2020, PT Timah telah mengucurkan Rp 9.022.280.000 bagi 174 UMKM di seluruh wilayah operasional untuk membatu kelancaran usaha UMKM di berbagai sektor.

Untuk sektor industri PT Timah menggelontorkan Rp 1.405.000.000 bagi 23 pelaku usaha. Sedangkan untuk sektor perdagangan diterima 103 pelaku usaha dengan besaran Rp 4.508.000.000, di sektor pertanian yakni satu pelaku usaha dengan nominal Rp 60 juta.

Sektor perkebunan digelontorkan dana sebesar Rp 330 juta bagi enam pelaku usaha. Sektor peternakan diberikan kepada empat pelaku usaha dengan nominal Rp 145 juta. Untuk sektor perikanan sebesar Rp 626 juta diberikan kepada 10 pelaku usaha.

Sedangkan untuk sektor jasa sebesar Rp 1.3 miliar bagi 24 pelaku usaha. Jenis usaha lainnya sebesar Rp 275 juta bagi dua pelaku usaha. Sektor industri kreatif sebesar Rp 200 juta bagi satu pelaku usaha.

“Kita juga memiliki dana pembinaan di luar dari sembilan sektor itu. Dana pembinaan ini kita gunakan untuk membinan seperti pameran, promosi produk, peningkatan kemampuan misalnya kita melakukan webinar untuk meningkatkan kemampuan mitra binaan kita,” kata Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, Jumat, 23 Oktober 2020.

Lebih lanjut Anggi menyampaikan dana bergulir PT Timah paling banyak di sektor perdagangan sebesar Rp 4,5 miliar. Hal ini lantaran proposal yang masuk ke PT Timah didominasi di sektor perdagangan.

“Sektor perdagangan ini kan luas, jenis usahanya banyak misalnya jual kue, counter, toko kelontong, penjual sayur. Makanya sektor ini paling dominan, sektor lainnya juga banyak,” katanya.

Anggi menyebutkan, program kemitraan ini telah berlangsung lama, antusias pelaku usaha untuk mengikuti program ini juga meningkat setiap tahun. Hanya saja, pihaknya tetap harus melakukan seleksi, agar program dana bergulir ini tepat sasaran.

“Kita berharap melalui program kemitraan ini dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi, apalagi di tengah pandemi saat ini. Modal kerja dan usaha yang kita berikan ini harus dimanfaatkan dengan benar, agar usahanya dapat terus berjalan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Anggi menyampaikan pihaknya akan kembali menyalurkan dana bergulir program kemitraan ini pada Desember mendatang. Saat ini, pihaknya masih melakukan proses seleksi.

“Satu tahun dua kali penyaluran, kemarin september sudah. Biasanya kita salurkan Juni cuma karena Covid-19 kita undur September karena ada beberapa kendala seperti survei dan lainnya. Desember akan ada penyaluran kembali, kita sedang menseleksi proposal yang masuk,” ujarnya.

Ia berharap, melalui program ini akan semakin banyak pelaku usaha yang terbantu dan terus termovitasi untuk meningkatkan produksinya.

Release

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button