Cheap MLB Jerseys PayPal
Menyoal RKAB, Partai Golkar Minta Fraksinya di DPRD Babel Turun Menyelidiki | Lensa Bangka Belitung
NEWS

Menyoal RKAB, Partai Golkar Minta Fraksinya di DPRD Babel Turun Menyelidiki

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Janggalnya penerbitan Rencana Kerja Anggaran Biaya (RKAB) untuk smelter oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengundang banyak pertanyaan. Tak cuma oleh para praktisi pertambangan, DPD I Partai Golkar Babel pun turut bersuara dan akan menggunakan kekuatan politiknya di parlemen untuk menyelidiki.

Sekretaris DPD I Partai Golkar Babel Eddy Iskandar mengatakan partainya mencermati persoalan RKAB yang saat ini mencuat di media massa dan menjadi perhatian masyarakat.

“Kita Golkar akan memanggil rekan-rekan fraksi untuk melakukan fungsi pengawasan. Secepatnya kita memanggil fraksi untuk mencermati bagaimana proses terhadap kejadian tersebut,” kata Eddy Iskandar, Senin, 26 Oktober 2020.

Penerbitan RKAB mendapat sorotan masyarakat setelah disetujuinya RKAB smelter untuk melakukan ekspor stok timah yang dimiliki 2018. Namun sayang, upaya untuk mengulas soal RKAB tersebut tidak mendapat respon lebih lanjut dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bangka Belitung.

Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan melalui telepon, pesan WhatsApp hingga mengirimkan surat pesan konfirmasi, tetap diabaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas ESDM Bangka Belitung Amir Syahbana. Entah apa yang ditakutinya, hingga kini proses persetujuan RKAB smelter timah begitu tertutup.

Salah satu RKAB yang mendapat sorotan adalah untuk salah satu perusahaan peleburan timah di Babel, dengan produksi mencapai 636 ton hingga 31 Desember 2020.

Dengan sisa waktu yang tinggal 2 bulan, muncul pertanyaan bagaimana perusahaan peleburan itu bisa memenuhi target produksi. Sementara tambang di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik perusahaan itu dengan luas 543 hektar di Desa Nyelanding Kecamatan Air Gegas Kabupaten Bangka Selatan baru saja akan dimulai.

Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply


Back to top button