LENSA POLITIKNEWS

Bukan Lagi Kader, PDIP Melarang Rina Tarol Gunakan Atribut Partai dalam Aktivitasnya

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – DPP PDIP resmi mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Pergantian Antar Waktu (PAW) kader PDIP di DPRD yang mundur karena dicalonkan di pilkada serentak 9 Desember 2020. Dalam SK tersebut, PAW akan segera dilakukan untuk mengganti posisi Didit Sri Gusjaya, Korari Suwondo, Rina Tarol, dan Badri.

Anggota DPR RI Fraksi PDIP Rudianto Tjen mengatakan SK PAW empat kader PDIP di DPRD tersebut sudah diserahkan ke pihak terkait untuk selanjutnya dilakukan proses pelantikan.

“Untuk PAW di tingkat provinsi, yakni Didit dan Rina sudah ada SK dan sudah saya antar ke DPRD. Pengganti dua orang perempuan. Sementara untuk Korari dan Badri juga ada SK PAW-nya. Semuanya harus segera diproses untuk dilantik,” ujar Rudi kepada wartawan, Senin, 19 Oktober 2020.

Khusus Rina Tarol, kata Rudi, selain SK PAW, DPP PDIP juga mengeluarkan surat pemecatan Rina Tarol sebagai kader partai karena mencalonkan sebagai kepala daerah dengan menggunakan partai lain.

“Karena mencalonkan diri dari partai lain, Rina Tarol secara otomatis mundur dari anggota DPRD tetapi Didit, Korari dan Badri tetap kader partai karena mereka dicalonkan. Cuma untuk Rina Tarol tidak lagi,” ujar dia.

Rudi menambahkan pemecatan Rina Tarol berdasarkan surat DPP PDIP nomor 059 dimana alasan pemecatan tersebut karena Rina Tarol maju dari partai lain sementara PDIP sendiri sudah punya calon yang ditetapkan.

“Ini prosedurnya dari DPP. Dengan sudah dipecat, beliau bukan kader PDIP lagi. Rina tidak berhak lagi menggunakan atribut partai dalam segala tindakannya. Karena sudah dipecat jadi sudah selesai urusan dengan PDIP,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button