BANGKA SELATANLENSA POLITIKNEWS

Segini Laporan Awal Dana Kampanye Tiap Paslon Pilkada Bangka Selatan

Lensabangkabelitung.com, Toboali – Empat pasangan calon peserta Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan tahun 2020 telah menyampaikan laporan awal dana kampanye (LADK) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Selatan.

Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Bangka Selatan, Muhidin mengatakan, keempat pasangan calon peserta Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan tahun 2020 menyampaikan laporan awal dana kampanye, pada Jumat 25 September 2020.

“Berdasarkan tanda terima dan berita acara penerimaan laporan awal dana kampanye peserta pilkada Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan tahun 2020 di KPU Bangka Selatan disampaikan bahwa pasangan calon Kodi Midahri – Rusliadi disampaikan saldo awal Rp 200.000, pasangan calon Aditya Riski Pradana – Ahmad Damiri Rp 200.000, pasangan calon Rina Tarol – Doni Indra Rp 500.000, dan pasangan calon Riza Herdavid – Debby Jambro Rp 50.000,” ujar Muhidin kepada Lensabangkabelitung.com, Senin 28 September 2020.

Muhidin menuturkan, pasangan calon selanjutnya harus melaporkan laporan sumbangan dana kampanye (LSDK) yang dilakukan di tengah masa kampanye yaitu di tanggal 31 Oktober 2020. Dan, terakhir pasangan calon harus melaporkan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye (LPPDK) setelah selesai masa kampanye.

“Pasangan calon harus melaporkan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye satu hari setelah masa kampanye berakhir yaitu tanggal 6 Desember 2020. Apabila tidak dilaporkan akan mengakibatkan pembatalan sebagai pasangan calon,” ujar dia.

Ia menambahkan, dana kampanye bisa disumbangkan oleh partai politik dan/atau gabungan partai politik, perseorangan dan juga dari paslon itu sendiri. Namun jumlah sumbangan ada batasan sesuai dengan aturan, jika melebihi maka harus dikembalikan ke kas negara.

“Sumbangan dari partai politik dan atau gabungan partai politik, dan dari badan usaha swasta batasan sumbangannya maksimal Rp 750 juta, sumbangan untuk perseorangan maksimal Rp 75 juta dan dari calon sendiri tidak boleh melebihi dari LHKPN yang dilaporkan ke KPK dan disampaikan ke KPU,” ujar dia.

Penulis: Rusdi | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button