NEWS

Molen Menceritakan Sejarah Singkat Kota Pangkalpinang di Upacara HUT PGK ke-263

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Hari ini, Kamis, 17 September 2020 Pemerintah Kota Pangkalpinang mengelar “lUpacara Peringatan Hari Jadi ke-263 Kota Pangkalpinang di halaman kantor Wali Kota Pangkalpinang.

Dalam upacara terlihat Walikota beserta pejabat daerah lainnya menggunakan pakaian adat melayu dan dikombinasikan dengan Destar yang merupakan ikat kepala ciri khas Kota Pangkalpinang.

Wali Kota Pangkalpinang Maulana Aklil, dalam amanatnya sebagai inspektur upacara, menceritakan sejarah singkat berdirinya Kota Pangkalpinang.

Dikatakannya, pembentukan pangkal-pangkal di pulau Bangka dilakukan atas perintah Sultan Palembang, Susuhunan Sultan Ahmad Najamuddin I Adi Kesumo kepada Abang Pahang Tumenggung Dita Menggala di Muntok dan kepada para depati di pulau Bangka sejak pengangkatannya sebagai Sultan Kesultanan Palembang Darussalam pada Tanggal 17 September 1757 Masehi atau bertepatan dengan Tanggal 3 Muharram 1171 Hijriyah.

Atas perintah Sultan kepada Abang Pahang Tumenggung Dita Menggala dan kepada Depati Panji berdirilah Pangkalpinang. Sebagai demang di Pangkal Pinang diangkatlah dari kerabat sultan bernama Demang Jaya Layana.

“Semenjak 3 September 1913, Pangkalpinang ditetapkan sebagai Ibukota Keresidenan Bangka, dan menjadi pusat Pemerintahan menggantikan Kota Muntok,” ujar Wali Kota Pangkalpinang.

Selanjutnya, Pangkalpinang berkembang menjadi daerah otonom kota kecil, agar dapat menjalankan pemerintahan kota berdasarkan UU Darurat nomor 6 Tahun 1956.

“Berdasarkan UU Darurat Nomor 6 Tahun 1956 tanggal 14 November 1956 tentang Pembentukan daerah otonom Kota kecil dalam lingkungan Provinsi Sumatra Selatan, Kota Pangkalpinang berkembang menjadi kota kecil yang membentuk suatu pemerintahan kota,” sebut Molen.

Pangkalpinang resmi menjadi Ibukota setelah Provinsi Bangka Belitung mekar dari Sumatera Selatan, tepatnya tanggal 4 Desember 2000.

“Perkembangan Kota Pangkalpinang selanjutnya, Berdasarkan UU No. 27 tahun 2000 tanggal 4 Desember tahun 2000 ditetapkan menjadi Ibukota Provinsi Ibukota Bangka Belitung,” jelas Maulan Aklil.

Penulis: Louis Bonifasius Yulian

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button