BANGKA TENGAHLENSA POLITIKNEWS

Ketua Bawaslu RI Mengaku Senang Bisa Bertatap Muka dengan Panwascam se-Bateng

Lensabangkabelitung.com, Koba – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia, Abhan mengungkapkan rasa bangganya bisa bertatap muka secara langsung dengan seluruh Ketua dan Anggota Panwaslu Kecamatan di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng).

Hal ini dilakukannya Sabtu 26 September 2020 lalu, seusai menghadiri kegiatan Deklarasi Pilkada Damai dan Bermartabat yang digelar Bawaslu Kabupaten Bateng di Kota Koba.

“Syukur Alhamdulillah pada hari ini (Sabtu_red) saya bisa bersilaturahmi ke Bangka Tengah dan bertemu langsung dengan sahabat-sahabat Panwaslu Kecamatan se-Bateng yang merupakan kabupaten yang melaksanakan Pilkada,” ujarnya yang digelar dalam pertemuan tertutup di ruang rapat Kantor Bawaslu Kabupaten Bateng.

Menurutnya, Panwaslu Kecamatan merupakan unsur yang sangat penting dalam struktur pengawasan, karena merupakan tulang punggung pengawasan, sehingga perlu diberikan suntikan-suntikan moral agar selalu bersemangat dalam melakukan tugas-tugas pengawasan.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada sahabat-sahabat Panwaslu Kecamatan atas dedikasinya karena sempat 3 bulan kemarin sahabat-sahabat Panwaslu Kecamatan diberhentikan sementara mengingat kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia yang belum usai sehingga pelaksanaan Pilkada sempat ditunda sementara”, ucapnya.

“Sudah diberhentikan sementara, kemudian diaktifkan lagi dan saya mendapat laporan dari Ketua Bawaslu Bangka Tengah bahwa seluruh pengawas adhoc disini (Bateng_red) baik tingkat kecamatan, maupun tingkat kelurahan/desa, semuanya mau diaktifkan kembali dan tidak ada yang mengundurkan diri atau tidak bersedia,” sambungnya.

Bagi Abhan hal ini sungguh sangat luar biasa. Karena menurut dia hanya orang-orang yang memiliki kepedulian dan dedikasi yang tinggi terhadap perkembangan demokrasi yang bersedia untuk diaktifkan kembali walaupun sebelumnya sempat dinonaktifkan.

“Terima kasih atas komitmen dan dedikasinya. Ini sungguh luar biasa yang ditunjukkan oleh sahabat-sahabat di sini,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Abhan juga memberikan arahan kepada seluruh Panwaslu Kecamatan di Kabupaten Bateng. Dalam arahannya ia menyampaikan bahwa pada saat kondisi pandemi Covid-19 ini orang-orang takut untuk bertemu dan keluar rumah. Tetapi, sebagai penyelenggara, Pengawas Pemilu harus turun ke lapangan untuk mengawasi jalannya tahapan Pilkada.

“Pada Coklit kemarin rekan-rekan semua mau tidak mau harus turun ke lapangan, karena ini memang tugas kita sebagai pengawas walaupun harus menghadapi setiap resiko yang ada di lapangan. Ini merupakan tugas yang tidak mudah, karena kita harus mengawasi tahapan-tahapan Pilkada yang mana sudah memasuki tahapan kampanye dan sekaligus harus mengawasi penerapan protokol kesehatan Covid-19,” imbuhnya.

“Kami berharap sebelum kita memberikan teguran kepada jajaran KPU maupun Peserta Pilkada dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19, maka kita sebagai pengawas harus memberikan contoh yang baik dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” ingatnya.

Lebih lanjut Abhan menambahkan dalam penegakan penerapan protokol kesehatan Covid-19 ini, tentu pengawas pemilihan harus memberikan teguran secara baik kepada pihak yang melanggar. Namun, apabila setelah diberikan teguran belum diindahkan juga, maka Pengawas Pemilu dapat melakukan tindakan tegas.

“Berikan teguran secara profesional, baik secara lisan maupun tulisan. Karena di dalam PKPU sudah diatur terkait mekanisme protokol kesehatan Covid-19 yang harus dilakukan oleh jajaran KPU dan peserta Pilkada dalam setiap tahapan Pilkada serentak tahun 2020”, pungkasnya seraya mengingatkan jajaran kecamatan harus berkoordinasi dengan Bawaslu Kabupaten Bateng dalam mengawasi setiap tahapan Pilkada Tahun 2020.

Dalam pertemuan inipun, Abhan diminta oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Bateng untuk membubuhkan tanda tangan dan testimoni secara langsung diatas foto yang telah dipersiapkan. Kegiatan pengarahan inipun diakhiri dengan sesi foto bersama dengan seluruh Ketua dan Anggota Panwaslu Kecamatan di Kabupaten Bangka Tengah.

Penulis: Hendri Ahen | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button