LENSA KRIMINALNEWS

Berkas Perkara Bos Timah Ilegal Sarang Ikan Sudah Tahap Satu

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bangka Belitung resmi melimpahkan tahap satu berkas perkara dengan tersangka Marman warga Desa Lubuk Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah ke pihak kejaksaan.

Marman sebelum ditetapkan sebagai tersangka karena menjadi pemodal tambang timah ilegal yang terjadi kecelakaan hingga menewaskan 6 penambang saat beraktivitas di Kawasan Sarang Ikan, pada Sabtu, 29 Agustus 2020 sekitar pukul 12.00 WIB lalu.

“Sudah kita limpahkan tahap satu ke kejaksaan Minggu kemarin,” ujar Kasubdit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung Komisaris Wahyudi Rahman kepada wartawan, Senin, 28 September 2020.

Dalam kasus itu, kata Wahyudi, penyidik mempersangkakan tersangka Marman dengan pidana pelanggaran dua Undang-undang, yakni terkait kehutanan dan Mineral Batu Bara (Minerba).

“Tersangka kita jerat pidana Pasal 89 Undang-undang nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan dan atau pasal 158 Undang-undang nomor 3 tahun 2020 tentang minerba,” ujar dia.

Direktur Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung Komisaris Besar Haryo Sugihartono mengatakan Marman merupakan tersangka tunggal karena menjadi pemodal tambang timah di lokasi yang kemudian terjadi kecelakaan hingga menewaskan 6 penambang tersebut.

“Sebagai pemodal, tersangka merupakan orang yang mempekerjakan dan memberikan gaji kepada para penambang dalam bekerja. Sedangkan alat berat disewa dengan Firman yang sebelumnya ikut tertimbun kini sudah kita angkat untuk barang bukti,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button