LENSA EKONOMINEWS

Anindya Bakrie Minta Babel Fokus Kembangkan Bisnis Aquaculture

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Aquaculture berpotensi menjadi peluang bisnis yang bertumbuh kian maju di Bangka Belitung. Provinsi ini pun diminta untuk fokus mengembangkan potensi bisnis yang terkait dengan budi daya perairan itu.

Hal ini dikatakan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bidang Organisasi Keanggotaan dan Pemberdayaan Daerah Anindya Novyan Bakrie, ketika hadir di acara Muayawarah Provinsi IV KADIN Bangka Belitung, Rabu, 30 September 2020.

“Aquaculture menjanjikan. Perikanan dan udang cocok di sini,” ujar pebisnis yang juga adalah Ketua Umum Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) itu.

Bangka Belitung yang memiliki garis pantai yang panjang dan dengan jumlah pulau-pulau kecil yang banyak, menurut Anindya turut mendukung berkembangnya aquaculture di sini.

Menghadapi kondisi ekonomi pasca Covid-19, kata Anindya, Bangka Belitung sudah harus memikirkan upaya transformasi ekonomi menjadi lebih baik. Apalagi untuk menghadapi resesi, Bangka Belitung punya peluang dan potensi besar karena diuntungkan dengan wilayah yang lebih banyak daratan dan lautan daripada manusianya.

“Jadi harus dicarikan industri yang berdampak untuk menjadikan Babel bisa berkembang. Memang selama ini ada tambang. Tapi suatu saat tambang akan habis. Jadi meski dipikirkan industri apa setelah tambang,” ujar dia.

Untuk sektor perkebunan selain lada, sawit, dan karet, Anindya juga mengetahui kalau Bangka Belitung memiliki varietas durian unggul. “Durian di sini rasanya bahkan tidak kalah dengan musangking,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua KADIN Babel Thomas Jusman mengatakan kuliner juga mwnjadi salah satu potensi yang akan dibantu perkembangannya oleh KADIN Babel.

Dia menyebutkan, berdasarkan data jumlah UMKM tahun 2017 ssbanyak 130.467 UMKM, dan jumlahnya meningkat menjadi 180.509 UMKM pada 2018, sebagian besar bergerak di sektor kuliner.

“Bangka Belitung ini cukup populer dengan kulinernya,” ujar Thomas.

Namun, lanjut Thomas, akses perbankan seringkali menjadi kendala UMKM di Babel dalam mengembangkan bisnisnya.

Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button