NEWS

HOT NEWS: Enam Penumpang Ketahuan Gunakan Surat Rapid Test Palsu di Tanjung Kalian

Lensabangkabelitung.com, Muntok– Enam penumpang asal Kabupaten Ogan Ilir (OI) Sumatera Selatan berhasil menyeberang dari Pelabuhan Tanjung Api-Api dan masuk ke Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok dengan berbekal surat keterangan hasil rapid tes palsu.

“Orang dari OI, yah enam orang itu dari seberang, saya masih belum jelas, tapi intinya bahwa mereka juga merasa tertipu, karena mereka kan bayar, tapi tidak dilakukan pemeriksaan selayaknya, termasuk tidak diambil darah, tidak merasa diperiksa, hanya begitu mereka (penumpang) menyatakan ingin rapid tes, mereka dikasih kertas itu, kertas surat yang menyatakan mereka non-reaktif, dan bayar 250 ribu,” kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, Sidarta Gautama, 1 Juli 2020.

Sidarta mengatakan, bahwa masalah itu telah ia sampaikan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung agar bisa dilaporkan ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Selatan untuk segera diselidiki lebih lanjut karena masalah surat keterangan hasil rapid test palsu tersebut merupakan hal yang sangat berbahaya.

“Dan sudah dilaporkan langsung oleh Pak Mikron ke Sumatera Selatan untuk segera diselidiki lebih lanjut, coba bayangkan kalau itu bener-bener reaktif kan, ya kan, bisa menyusahkan orang banyak, makanya saya harus laporkan itu, jangan sampai nanti ada yang jadi korban pula warga kita,” kata Kasat Pol PP itu.

Selain karena hal tersebut berbahaya, Sidarta juga mempertimbangkan tujuan dari keenam penumpang tersebut yakni Jebu Laut yang masuk wilayah Kabupaten Bangka Barat. Oleh sebab itu Darta merasa masalah itu perlu untuk dilaporkan agar tidak menyusahkan semua pihak.

“Saya sudah minta Pak Danpos untuk koordinasikan dengan pihak Kejaksaan, tadi juga sempet kawan-kawan kejaksaan ke pelabuhan untuk mengusut kasus itu, kita usut lah, pada intinya kita tidak mau itu terjadi lagi, orang merasa aman-aman saja melakukan itu padahal sangat berbahaya,” tegas dia.

Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi penumpang Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok sekaligus Komandan Pos AL Muntok, Kapten Laut Y Prabowo ketika coba dikonfirmasi Lensabangkabelitung.com diketahui saat ini masih dalam upaya mendalami kasus surat keterangan hasil rapid test palsu yang dibawa oleh enam orang penumpang tersebut.

“Lagi didalami mas,” demikian Kapten Laut Y Prabowo.

Penulis: Sepri | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button