NEWS

Ssstt… Gubernur Babel Ajukan Koba Tin Jadi Wilayah Pertambangan Lagi

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Bila usulan wilayah pertambangan oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dikabulkan, maka Wilayah Pencadangan Negara (WPN) di Babel akan jauh berkurang. Jumlah menciutnya lumayan banyak, hampir 35 persen dari total WPN yang ada sekarang.

Dalam suratnya tertanggal 16 Juni 2020 kepada Kementerian ESDM, tersirat kalau Gubernur Babel ingin menjadikan Eks Kontrak Karya PT Koba Tin, menjadi wilayah pertambangan kembali.

Hal tersebut tak dibantah oleh Gubernur Erzaldi Rosman ketika Lensabangkabelitung.com, pada Kamis malam, 25 Juni 2020 mengkonfirmasi tentang kebenaran usulan perubahan WPN di lokasi Eks Koba Tin.

“Lebih dari itu,” jawab Erzaldi, tak membantah.

Informasi rencana menjadikan Eks Koba Tin menjadi wilayah pertambangan, juga terkonfirmasi kebenarannya oleh Kabid Bidang Geologi dan Air Tanam Dinas ESDM Babel, Dicky Markam.

Dijelaskannya, surat dari Dirjen Minerba Kementerian ESDM tertanggal 6 April 2020, yang mengirimkan ke seluruh Gubernur se-Indonesia, tentang permintaan tanggapan atas usulan perubahan Wilayah Pertambangan, telah dijawab.

“Babel sendiri menanggapinya dengan surat gubernur yang menyampaikan terkait WP ini per tanggal 16 Juni 2020 kepada Dirjen Minerba lagi. Halnya penyampaian penentuan WP,” ujar dia.

Dari tenggat hingga Agustus 2020 yang diminta Kementerian ESDM, surat itu jauh-jauh hari sudah dijawab oleh Gubernur Babel. Bahkan dari informasi yang disampaikan Dicky, jawaban surat itu tanggal 19 Juni 2020 diantarkan secara langsung ke Kementerian ESDM.

Pada usulan dalam surat tersebut, jelas diiringi dengan penciutan WPN. Dari saat ini seluas 49.310 hektar, WPN terbaru diusulkan menjadi tinggal 32.120 hektar.

WPN yang semula berada di Eks Kontrak Karya PT Koba Tin dan Kawasan Hutan Konservasi Mangkol, diusulkan untuk diubah. Dalam usulan WPN terbaru itu tak tercantum lagi Eks Kontrak Karya PT Koba Tin.

Lokasi WPN terbaru itu diusulkan berada di Kawasan Hutan Konservasi Menumbing, Kawasan Hutan Konservasi Jering Menduyung, Kawasan Hutan Konservasi Gunung Mangkol, Kawasan Hutan Konservasi Gunung Permisan, Kawasan Hutan Konservasi Gunung Maras, dan Kawasan Hutan Konservasi Gunung Lalang.

Penulis: Donny Fahrum & Nico Alp

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button