LENSA KRIMINALNEWS

Perempuan Ini Ditangkap dan Dijebloskan ke Penjara Akibat Hina Institusi Polri

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Akibat ulahnya membuat video yang dianggap sebagai bentuk penghinaan dan pencemaran nama baik institusi Polri lalu mengunggahnya ke akun Instagram, membuat FA harus berurusan dengan aparat penegak hukum Polres Pangkalpinang. Warga Jalan Abdullah Hamid Kelurahan Batin Tikal Kecamatan Taman Sari itu langsung dijadikan tersangka dan meringkuk di tahanan.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra mengatakan pihaknya
berhasil mengamankan pelaku saat berada dirumah salah satu keluarganya di Jalan Teluk Bayur Kelurahan Pasir Putih Pangkalpinang.

“Pelaku sudah kita tingkatkan statusnya menjadi tersangka dan sudah kita lakukan penahanan selama 20 hari kedepan di rutan Polres Pangkalpinang. Pelaku diduga melakukan pencemaran nama baik dan ungkapan kebencian terhadap institusi Polri di akun media sosial Instagram milik pelaku,” ujar Adi Putra kepada Lensabangkabelitung.com, Senin, 1 Juni 2020.

Menurut Adi Putra, tersangka FA dijerat pidana pasal 45 Ayat (2) Jo Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Ancaman hukumannya 6 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar. Dalam ketentuan tersebut, tindak pidana bagi setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau pemusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan,” ujar dia.

Adi Putra menuturkan pelaku telah dengan sengaja dan sadar membuat video penghinaan dan pencemaran nama baik institusi Polri lalu mengunggahnya ke media sosial Instagram.

“Tersangka diduga membuat video penghinaan dan pencemaran nama baik institusi Polri disebabkan kesal dan tidak terima suaminya yang merupakan koordinator juru parkir di Pangkalpinang diamankan tim gabungan Saber Pungli Polda Bangka Belitung dan Polres Pangkalpinang,” ujar dia.

Adi Putra menambahkan pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya satu unit handphone, video ujaran kebencian dan pencemaran nama baik institusi Polri dengan durasi 7 menit 43 detik serta sprei kasur dan sarung bantal.

“Saat ini kita masih melengkapi administrasi penyidikan, melakukan gelar perkara dan berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum dan saksi ahli,” ujar dia.

Penulis : Servio M | Editor : Nico Alp

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close