NEWS

Jumlah Pendapatan di Dalam APBD Bangka Selatan Terealisasi 99,31 Persen

Lensabangkabelitung.com, Toboali – Bupati Bangka Selatan Justiar Noer menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2019 kepada DPRD Bangka Selatan, Selasa 30 Juni 2020.

Ia mengatakan, pemerintah daerah wajib menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kepada DPRD dengan dilampiri keuangan yang telah diaudit oleh badan pemeriksa keuangan.

“Penyajian informasi anggaran, kondisi keuangan dan laporan keuangan sangat penting bagi seluruh lapisan masyarakat agar bisa mengetahui kondisi keuangan daerah sesuai data yang valid. Laporan ini salah satu upaya konkrit untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah,” kata Bupati Justiar Noer.

Ia mengatakan, pihaknya tetap memastikan kualitas pengelolaan dan pertanggungajawaban keuangan daerah terus ditingkatkan meski di tengah pandemi Covid-19. 

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, kata Justiar tidak akan berhenti memperbaiki kualitas laporan pertanggungjawaban walaupun sudah mendapatkan predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP). 

“WTP bukan tujuan akhir, kami harus tetap menunjukkan laporan pertanggungjawaban keuangan yang berkualitas, reliable dan accountable melalui optimalisasi informasi keuangan di era digital Pemda wajib mempercepat implementasi elektronisasi transaksi non tunai serta membangun sistem informasi keuangan secara realtime,” ujarnya.

Ia menyebutkan, jumlah pendapatan dalam perubahan APBD tahun anggaran 2019 yang direncanakan sebesar Rp 947.474.036.143,00 dapat direalisasikan sebesar Rp 940.916.520. 496,56 atau sebesar 99,31 persen.

Sedangkan untuk belanja daerah setelah perubahan APBD dianggarkan sebesar Rp 990.057.725.412,00 dan realisasi sebesar Rp 933.286.337.846,00 atau sebesar 96,25 persen.

“APBD tahun 2019 mempunyai sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) sebesar Rp 50.224.919.210,42 yang terdiri dari kas di kas daerah Rp 46.264.135.663,02, kas di bendahara penerimaan Rp 709.788,00.┬áKas di bendahara pengeluaran Rp 193.898.344,00, kas kapitasi Rp 1.597.004.378,40, kas dana bos Rp 2.384.249.440,00. Silpa ini akan dipergunakan untuk menutup pembiayaan APBD perubahan tahun anggaran 2020,” jelasnya.

Ia berharap, agar pengajuan Rapeda tersebut dapat dibahas dan disepakati yang selanjutnya ditetapkan menjadi peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Bangka Selatan tahun anggaran 2020.

Penulis: Rusdi | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close