NEWS

Perekonomian Babel Anjlok, KSPSI Babel Hadirkan Solusi Ini

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Perekonomian Bangka Belitung tampaknya tidak baik-baik saja. Langkah konkret untuk mengembalikan kondisi perekonomian pun sepertinya harus cepat ditangani baik itu dari pemerintah di daerah maupun pemerintah pusat.

Hal itu pun dirasakan oleh Konfederasi Sarikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Babel. Tak sedikit laporan yang diterima organisasi yang menaungi para pekerja di Babel, khususnya perihal Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di tengah pandemi Covid-19, sehingga berimbas buruk terhadap pertumbuhan perekonomian.

“Ini mesti dipikirkan pemerintah, kita harap ada solusi pemulihan terhadap sektor-sektor usaha ini,” ungkap Wakil Sekretaris KSPSI Babel, Ricky Pratama, Minggu, 10 Mei 2020.

Dikatakan dia, keputusan PHK pekerja di Babel yang terus melonjak sejak 2019 kemarin sebelum merebak wabah corona sudah dirasakan pihaknya, khususnya di sektor industri pertimahan hingga meledak sampai mencapai angka 3.531 terhitung tanggal 28 April 2020.

“Sebelum covid-19, dunia industri pertimahan memang sudah banyak mem-PHK karyawannya. Goyang, hingga ribuan pekerjanya tak bekerja lagi. Dan, sekarang kondisi makin sulit dengan Covid-19, ini seperti sudah jatuh tertimpa tangga pula,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut Ricky, langkah pemulihan kondisi perekonomian harus segera dilakukan. Pihaknya menilai, sektor pertimahan merupakan solusi terbaik untuk mengembalikan situasi perekonomian kita saat ini, minimal bisa menstabilkan perekonomian pasca Covid-19.

“Kita tawarkan solusi agar pertimahan di Babel dapat segera dihidupkan kembali, atau ada solusi lain kita minta pemerintah buka lapangan kerja skala besar bagi masyarakat yang di-PHK,” tukasnya.

Mengenai persoalan pertimahan yang tak beroperasi ini, pihaknya berharap ada langkah Gubernur Bangka Belitung untuk mengkomunikasikan ke pemerintah pusat sesuai kewenangannya. Agar ada kebijakan kelonggaran atas regulasi demi pemulihan kondisi perekonomian Babel.

“Suka tidak suka, pertimahan ini memang yang menyumbang banyak terhadap pertumbuhan ekonomi di Babel. Kontribusinya besar, saya rasa ini solusi terbaik. Bayangkan jika semua smelter bisa beroperasi, berapa tenaga kerja yang dapat terserap, satu smelter saja bisa menampung 200 pekerja,” kata salah satu anggota Dewan Pengupahan Babel ini.

Penulis: Zamhari | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button