LENSA KESEHATANNEWS

Kabupaten Bangka Tambah 2 Positif Covid-19, Datang dari Pesantren Tomboro Jatim

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka hari ini bertambah setelah setelah laboratorium Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang menyampaikan hasil swab untuk Kabupaten Bangka.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra mengatakan pasien positif pertama adalah AM usia 15 tahun dengan alamat Desa Pagarawan Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka.

“AM tiba di Bangka sejak 7 April 2020 lalu dimana saat rapid tes pertama hasilnya non reaktif dan swab pertama pada 28 April 2020 hasilnya negatif. Namun setelah swab kedua yang diambil 11 Mei 2020 lalu hari ini hasilnya keluar dan dinyatakan positif Covid-19,” ujar Boy kepada wartawan, Selasa, 19 Mei 2020.

Sedangkan untuk pasien positif Covid-19 kedua, kata Boy, adalah SB usia 12 tahun warga Parit Padang Kecamatan Sungailiat yang tiba di Bangka bersama dengan AM pada 17 April 2020 lalu.

“SB pada waktu rapid tes hasilnya non reaktif. Lalu diambil swab pertama pada 28 April 2020 dengan hasil negatif. Kemudian dilanjutkan dengan swab kedua pada 12 Mei 2020 lalu dan hasilnya keluar hari ini positif Covid-19,” ujar dia.

Boy menuturkan AM dan SB tiba ke Bangka setelah datang dari Pesantren Tomboro Jawa Timur. Keduanya saat ini sudah dibawa ke wisma karantina BKPSDM Pemprov Bangka Belitung. Sedangkan untuk keluarga AM dan SB segera akan dilakukan pengambilan swab.

“Dengan dua positif hari ini maka di Kabupaten Bangka ada empat klaster yakni klaster Gowa, klaster Jakarta, klaster Jawa Timur dan klaster transmisi lokal,” ujar dia.

Boy menambahkan pihaknya mengimbau kepada pihak yang pernah kontak dengan AM dan SB untuk melapor ke RSUD Sungailiat untuk diperiksa dan dilakukan pengambilan swab.

“Kepada masyarakat lain kita imbau supaya tidak memberikan stigma negatif kepada pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Berikan motivasi agar segera sembuh. Jangan lupa gunakan masker saat keluar rumah, mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas, menjaga jarak saat berkumpul dan berdoa,” ujar dia.

Penulis : Nosy Verawaty, Servio M | Editor : Nico Alp

Related Articles

One Comment

  1. Teori inkubasi Cavid 19 adalah 14 hari. Yang menjadi pertanyaan Kenapa setelah lebih dari 14 hari pasien terduga positif dari daerah endemi hasil tes nya Posirif. Timbul pertanyaan kenapa bisa positif padahal secara teori sesudah Lebih dari 14 hari tubuh kita sudah punya antibodi terhadap covid 19.

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close