NEWS

Pasca Ricuh, Wali Tampas Hentikan Aktivitas Pengiriman Pasir Kuarsa

Lensabangkabelitung.com, Lubuk Besar – Terkait kericuhan yang terjadi di Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah pada Kamis malam 2 April 2020, Polres Bangka Tengah melakukan mediasi kepada warga setempat.

Kapolres Bangka Tengah AKBP Slamet Ady Purnomo melalui Kabag Ops Kompol Andi Purwanto mengatakan pihaknya sudah melakukan mediasi dan melakukan pengecekan ke TKP aktivitas pengiriman pasir.

“Untuk aktivitas perkapalan PT Wali Tampas dipastikan untuk sementara waktu tidak beroperasi dan itu kebijakan dari pihak perusahaan,” ujarnya kepada wartawan, Jumat, 3 April 2020.

Kabag Ops menyebutkan kericuhan terjadi disebabkan kekhawatiran warga akan penyebaran virus Covid-19 atas aktivitas pengiriman pasir oleh kapal tongkang yang mana ABK kapal tongkang ini merupakan warga luar daerah.

“Kapal tongkang pengangkut pasir dari Jakarta dan pihak perusahaan sudah melakukan protokol dalam rangka pencegahan virus corona dimana setiap kapal tongkang itu datang dihadirkan pihak kesehatan dimana setiap ABK kapal itu di lakukan pengecekan kesehatan, suhu tubuh dan lainnya,” ungkapnya.

Kabag ops mengimbau kepada warga untuk sama-sama menjaga situasi yang saat ini sedang mengalami bencana virus Corona.

“Kalaupun ada penyampaian aspirasi-aspirasi disampaikan sesuai dengan prosedur jangan anarkis, jangan melakukan perbuatan yang menjurus ke arah perbuatan pidana,” tuturnya.

Ia menyebutkan saat ini situasi di Desa Perlang dalam kondisi kondusif dan tidak ada penempatan personil khusus di desa terkait kericuhan tersebut.

“Kita hanya melakukan patroli dari Polsek yang memang selalu rutin kita lakukan,” tandasnya.

Penulis: Hendri | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button