NEWS

Lapas Tua Tunu Bebaskan 33 Warga Binaan Jalani Asimilasi di Rumah

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tua Tunu Pangkalpinang sudah mulai melaksanakan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) nomor 10 tahun 2020 untuk memberikan asimilasi dan integrasi bagi warga binaan dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona.

Kalapas Tua Tunu Pangkalpinang Kunrat Kasmiri mengatakan hingga tanggal 2 April 2020 pihaknya telah membebaskan 33 orang warga binaan untuk menjalani program asimiliasi di rumah.

“Dari total 33 warga binaan yang dibebaskan tersebut yang akan melanjutkan integrasi pembebasan bersyarat sebanyak 15 orang dan cuti bersyarat sebanyak 18 orang,” ujar Kunrat kepada Lensabangkabelitung.com, Kamis malam, 2 April 2020.

Meski menjalani asimilasi di rumah, kata Kunrat, WBP yang dibebaskan tersebut tetap akan diawasi yang dalam hal ini dilakukan oleh pihak Balai Pemasyarakatan (Bapas) dan Kejaksaan.

“Rencana program selanjutnya untuk program asimilasi di rumah adalah sebanyak 72 orang warga binaan dengan keterangan yang akan melanjutkan integrasi pembebasan bersyarat sebanyak 43 orang dan cuti bersyarat 29 orang,” ujar dia.

Menurut Kunrat, dengan pengeluaran asimilasi di rumah bagi 105 orang warga binaan tersebut pihaknya bisa menghemat anggaran hingga Rp 2.500.000 setiap harinya.

“Anggaran perhari setiap narapidana adalah sebesar Rp 21.000,-. Dengan demikian perkiraan penghematan anggaran bisa sampai Rp 2.500.000,- per hari,” ujar dia.

Kunrat menambahkan warga binaan yang mendapatkan asimilasi di rumah tersebut sudah dilakukan pengecekan suhu badan oleh petugas medis dari Lapas.

“Kita juga melakukan sterilisasi melalui box penyemprotan disinfektan. Untuk warga binaan tersebut sudah dilakukan pengecekan suhu tubuh,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button