NEWS

Lagi…, Gugus Tugas Minta Penumpang Citilink 18 Maret Kooperatif untuk Rapid Test

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Petugas rapid test dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penanggulangan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kepulauan Bangka Belitung, sejak kemarin bergerak menelusuri keberadaan seluruh penumpang pesawat Citilink bernomor penerbangan QG-972 yang tiba di Bandara Depati Amir pukul 12.05 WIB pada tanggal 18 Maret 2020 lalu. Sebab, diketahui pesawat tersebut pada hari itu ditumpangi oleh pasien positif asal Toboali Bangka Selatan, pada saat dia kembali dari Jakarta.

Ketika dihubungi Lensabangkabelitung.com, Ketua Sekretariat Pusat Komando Pengendalian dan Operasional (Puskodalops) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penanggulangan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Babel, Mikron Antariksa, hari ini kembali meminta siapa saja penumpang pesawat Citilink yang bersamaan terbang dengan pasien yang belakangan sudah dinyatakan positif Covid-19 itu, untuk melakukan rapid test.

“Jadi, bagi siapa saja yang berangkat tanggal 18 Maret (dengan pesawat yang sama dengan pasien positif kasus kedua di Babel), bisa datang ke pelayanan kesehatan terdekat, ke Dinas Kesehatan atau rumah sakit untuk melakukan rapid test,” kata Mikron, Kamis, 2 April 2020.

Lebih lanjut dikatakannya, sesuai prosedur, gugus tugas akan tetap melakukan tracking. “Kami sudah mendapatkan daftar nama-nama penumpang pada tanggal 18 Maret bersamaan dengan pasien berkode 1431. Saat ini sudah ada dua orang dari salah satu instansi datang ke sini melaporkan kalau ada di instansinya yang ikut dalam penerbangan tersebut, dan sekarang kami lagi menunggu proses rapid test-nya,” ujar Mikron.

Adapun untuk data penumpang secara resmi gugus tugas akan meminta data tersebut ke maskapai.

“Karena data yang ada sekarang hanya data sesuai dengan manivest-nya. Akan dikeluarkan resmi oleh maskapai. Dari situ kami akan telusuri ke tempat tinggal dan mengimbau agar melakukan pelaporan,” ujarnya.

Tak lupa, Mikron menyampaikan apresiasinya kepada para penumpang yang dengan kesadaran sendiri, telah datang melapor.

“Terima kasih, yang melapor secara mandiri ada tiga orang, dan sampai saat ini kami masih men-tracking yang lain,” demikian, kata Mikron.

Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close