NEWS

Keluarga PDP Meninggal Sempat Tolak Pemakaman Dilakukan Sesuai Protap Corona

Lensabangkabelitung.com, Belitung – Dua orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Belitung, yakni pasen 279 dan 297 meninggal dunia sempat mendapatkan perawatan di ruangan isolasi A covid-19 RSUD Marsidi Judono Belitung. Pemakaman kedua PDP yang meninggal tersebut dilakukan sesuai dengan protap penanganan pasien Corona.

Direktur RSUD Marsidi Judono dr Hendra Sp.An mengatakan pihaknya sempat mengalami sedikit kendala dalam proses pemakaman PDP 297 karena ada salah satu anggota keluarga PDP 297 yang belum bisa menerima keputusan medis.

“Keluarga ada yang belum bisa menerima keputusan petugas RSUD tentang penetapan diagnosis dan PDP terhadap pasen 297,” ujar Hendra kepada wartawan, Rabu, 8 April 2020.

Menurut Hendra, butuh waktu yang cukup lama menunggu keputusan keluarga untuk penentuan tempat pemakaman pasien 297 tersebut.

“Alhamdulillah dengan bantuan TNI dan POLRI khususnya Dandim dan Kapolres yang telah menurunkan anggotanya untuk membantu dan mengawal tenaga medis melakukan tugas sampai proses pemakaman selesai pada hari ini Rabu 8 april 2020 sekitar pukul 05.00 WIB,” ujar dia.

Hendra menambahkan pihaknya memberi apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak terutama tim medis, paramedis, tim pengurusan jenazah, masyarakat dan anggota keluarga yang telah membantu dan bekerjasama dalam proses pengurusan jenazah sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Pada kesempatan ini saya berpesan supaya masyarakat tetap tenang bahwa dua pasen PDP yang meninggal semalam baru dilakukan swab dan belum dinyatakan Positif. Kita berdoa semoga hasil pemeriksaam PCR swab tenggorokan kedua pasen PDP tersebut negatif sehingga tidak menambah jumlah pasien Covid-19 positif di Pulau Belitung,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button