NEWS

Jelang Ramadhan, 7 Distributor Sembako di Babel Masuk Perusahaan Dalam Pengawasan

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Sebanyak 7 distributor bahan pokok di Bangka dan Belitung masuk dalam perusahaan dalam pengawasan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Bangka Belitung. Pengawasan dilakukan untuk mencegah terjadinya penimbunan hingga mengecek ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok selama bulan suci ramadhan.

Ketua Satgas Pangan Bangka Belitung Komisaris Besar Polisi Haryo Sugihartono mengatakan ke-7 perusahaan distributor tersebut terdiri dari 4 distributor di Pulau Bangka dan 3 distributor di Pulau Belitung.

“Untuk Pulau Bangka distributor bahan pokok semuanya di Kota Pangkalpinang. Sedangkan di Pulau Belitung ada di Tanjung Pandan. Yang pasti distributor ini dalam pengawasan kita terus,” ujar Haryo kepada Lensabangkabelitung.com, Selasa Sore kemarin.

Haryo menuturkan pengawasan dilakukan setiap hari untuk mengecek ketersediaan pangan dan mengecek apakah ada kenaikan harga yang signifikan di distributor-distributor tersebut.

“Karena indikator sebuah penimbunan itu adanya kenaikan harga yang signifikan sehingga perlu dilakukan pendalaman apa penyebab harga naik signifikan tersebut. Apakah barang langka atau barang tidak langka dari distributor,” ujar dia.

Menurut Haryo, pihaknya belum menemukan adanya penimbunan bahan pokok di Bangka Belitung. Distributor maaupun Polres, kata dia, rutin melaporkan kondisi bahan pokok.

“Saat ini belum ada penimbunan. Kami melihat distributor laporkan kondisi lancar begitu juga dari polres. Semua dalam pengawasan dan saat ini belum ada mengarah ke penimbunan,” ujar dia.

Haryo menambahkan memasuki bulan suci Ramadhan, ketersediaan kebutuhan pokok di Bangka Belitung dipastikan aman dan tidak ada kendala. Meski stok aman, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar mengalami kenaikan.

“Kondisi bahan pokok kita masih dalam kondisi aman dan tersedia hingga untuk 6 bulan kedepan. Harganya pun setelah kita bandingkan dengan harga pasar memang ada kenaikan tapi tidak signifikan. Masih bisa dijangkau masyarakat,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button