NEWS

Harga Lapak Pasar Koba Dinilai Terlalu Tinggi, Pemasukan Pedagang Hilang Kendali

Lensabangkabelitung.com, Koba – Pedagang Pasar Rakyat Koba, Kabupaten Bangka Tengah mengeeluhkan harga sewa lapak yang terlalu tinggi, yang ditetapkan oleh Perda tentang pengelolaan pasar rakyat . Harga sewa satu lapak berukuran 1 m X 60 cm, sebesar seratus ribu rupiah per bulan. Pedagang yang menempati lapak tersebut merasa sangat berat dengan nilai sewa lapak berukuran minim tersebut.

Ketua Pedagang Pasar Rakyat Koba, Topik mengatakan termasuk dirinya dan seluruh pedagang yang menempati lapak yang disediakan oleh pemerintah, meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dan pengelola pasar rakyat Koba untuk menurunkan harga sewa lapak pasar rakyat Koba.

“Mengingat pendapatan pedagang yang keadaannya sekarang dalam masa masa sulit, apalagi keadaan sekarang pengunjung lagi sepi karena dengan gentingnya virus Corona, Covid-19 sekarang,” ujarnya, Senin, 6 Aprilm 2020 kepada Lensabangkabelitung.com.

Dia mengatakan, dengan kondisi sepi pembeli saat ini, pemasukan pedagang jadi nyungsep, tidak sebanding dengan tingginya harga sewa lapak pada saat ini.

Salah satu pedagang lainnya, Agus mengatakan, dengan keadaaan seperti sekarang, pèrekonomian lagi anjlok di tingkat terendah

Ia mengatakan, dirinya dan seluruh pedagang yang menempati Pasar Rakyat Koba merasa sangat kesulitan dengan keadaan pemasukan yang begitu tidak stabil.

Ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dan pengelola Pasar Rakyat Koba, bisa mempertimbangkan harga sewa lapak di pasar rakyat Koba.

“Mohon nasib kami pedagang, diperhatikan,” ujarnya.

Penulis: Hendri Ahen | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button