NEWS

Dibebaskan Program Asimilasi Cegah Corona, Napi Bukit Semut Kembali Ditangkap Polisi

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Satu orang narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) asal Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bukit Semut Sungailiat kembali ditangkap polisi. Padahal WBP tersebut sudah sempat dibebaskan karena tertolong program asimilasi dan integrasi Kemenkumham untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Kepala Lapas Bukit Semut M Akhyar mengatakan WBP yang sempat dibebaskan dan kembali ditangkap tersebut adalah Pardi alias Maya bin Sumono, 33 tahun, warga Jalan Kolong 2 Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan.

“Yang bersangkutan dapat asimilasi keluar lapas sejak Sabtu 4 April 2020 lalu dan ditangkap kembali pada Kamis 16 April 2020 oleh anggota Polres Bangka Selatan karena mencuri,” ujar Akhyar kepada Lensabangkabelitung.com, Senin, 20 April 2020.

Akhyar menuturkan WBP atas nama Pardi tersebut merupakan residivis kasus pencurian dan sudah menjalani hukuman penjara di Lapas Bukit Semut.

“Usai dibebaskan kembali melakukan pencurian. Sekarang yang bersangkutan ditahan di Polres Bangka Selatan untuk diproses hukum kembali,” ujar dia.

Akhyar mengaku belum mengetahui apa alasan dan motif napi tersebut kembali melakukan tindak pidana pencurian saat menjalani program asimiliasi.

“Padahal baru dua Minggu menghirup udara bebas. Belum jelas apa alasannya mencuri. Yang jelas dia memang residivis kasus pencurian,” ujar dia.

Akhyar menambahkan saat ini pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Polres Bangka Selatan terkait napi yang bebas karena asimilasi.

“Bilamana ada napi-napi asimilasi yang bebas dan melakukan pidana lagi, akan diberikan sanksi tegas sesuai instruksi pimpinan,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button