LENSA KRIMINALNEWS

Barang Bukti 9.611 Botol, Kasus Miras Selundupan Sudah Tahap II

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kasus penyelundupan Minuman Keras (Miras) selundupan asal Singapura yang berhasil digagalkan anggota Ditpolairud Polda Bangka Belitung sudah memasuki tahap II.

Namun untuk barang bukti sendiri berdasarkan penghitungan terakhir berjumlah 9.611 botol. Berbeda dengan ekspos kasus pertama yang disampaikan Kapolda Bangka Belitung Brigjen Anang Syarif Hidayat dengan menyebutkan ada 12 ribu botol.

Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Bangka Belitung Kompol Ade Zamrah mengatakan jumlah 12 ribu botol yang sempat disampaikan ke media usai pengungkapan berdasarkan hasil perhitungan kasar.

“Memang saat awal ekspos sempat diinfokan ke media jumlah BB lebih kurang 12.000 botol. Waktu itu belum hitung satu per satu. Jumlah real yang kita lakukan penyitaan dan disaksikan para tersangka seluruhnya 9.611 botol,” ujar Ade kepada Lensabangkabelitung.com, Jumat, 3 April 2020.

Ade menuturkan kasus tersebut sudah masuk tahap II ke JPU dengan 10 orang tersangka. Sedangkan untuk pemilik miras tersebut, kata dia, sedang dalam pengejaran.

“Pemilik Mr. L masih kita kejar dan sudah diterbitkan DPO (Daftar Pencarian Orang). Untuk posisi BB kapal yang mengangkut miras tersebut masih di dermaga Satrol,” ujar dia.

Ade menambahkan 10 orang tersangka dikenakan pidana Pasal 323 ayat (1) jo pasal 219 ayat (1) UU No. 17 tahun 2008 tentang Pelayaran atau kedua pasal 8 ayat (1) huruf g dan Jo pasal 62 ayat (1) UU No. 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan Ketiga Pasal 106 UU No. 7 tahun 2014 tentang Perdagangan jo pasal 55, 56 KUHPidana.

Penulis : Servio M | Editor : Nico Alp

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close