NEWS

Babel Sudah Merah, Pemprov Mesti Cepat Usulkan Pembatasan Sosial Berskala Besar

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Presiden Joko Widodo, kemarin telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020. Isinya, tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

“Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar adalah pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Covid-19,” demikian bunyi Pasal 1 PP, itu.

Akademisi dari STISIPOL Pahlawan 12 Bambang Arisatria mengatakan, para kepala daerah di Bangka Belitung dalam hal ini gubernur/bupati/walikota mesti segera mengusulkan kepada menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan untuk memberlakukan PSSB tersebut. Hal ini mengacu pada Pasal 6 ayat 1 pada PP tersebut yang jelas menerangkan siapa saja yang berhak mengajukan usulan PSBB tersebut.

“Pemprov mesti tanggap dan cepat untuk mengusulkan PSBB karena kita sudah zona merah. Jangan terlambat. Apalagi masyarakat masih banyak tidak patuh terhadap imbauan pemerintah daerah untuk melakukan social/physical distancing,” kata Bambang Arisatria kepada Lensabangkabelitung.com, Rabu, 1 April 2020.

Pada Pasal 4 PP ini, diterangkan kalau PSBB paling sedikit meliputi tindakan berupa peliburan sekolah dan tempat kerja; pembatasan kegiatan keagamaan; dan/atau pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum. Namun, kebijakan meliburkan sekolah dan tempat kerja serta pembatasan kegiatan keagamaan ataupun kegiatan di tempat umum itu harus mempertimbangkan kebutuhan pendidikan, produktivitas, dan ibadah penduduk. Pembatasan kegiatan di tempat umum harus memperhatikan pemenuhan kebutuhan dasar penduduk.

Dikatakan Bambang, dengan segera mengusulkan PSSB, maka Pemprov Babel dinilai hadir untuk melindungi masyarakat.

“Kalau sifatnya sebatas imbauan seperti yang dilaksanakan pemerintah daerah saat ini, masih banyak kita dapatkan masyarakat beraktivitas dalam kerumunan. sudah saatnya Babel mengusulkan PSBB. Kalau sudah ada yang positif di Babel, artinya virus sudah masuk ke Babel walau kita bukan daerah terjangkit. PSBB untuk membatasi pergerakan virus tersebut,” demikian kata akademisi STISIPOL Pahlawan 12 tersebut.

Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button