NEWS

Tim Medis Penanganan Corona RSUD Babar Tidak Diperbolehkan Pulang

Lensabangkabelitung.com, Muntok– Tim medis penanganan Corona yang berjumlah 14 orang termasuk 2 orang dokter di dalamnya, diminta setelah menangani pasien yang berstatus PDP untuk tidak boleh pulang terlebih dahulu sebelum ada hasil laboratorium dari pasien yang ditanganinya tersebut. Hal itu dikatakan langsung oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Sejiran Setason (RSUD SS) Ratnosopi , Kamis, 26 Maret 2020 kepada sejumlah wartawan.

Melanjutkan penjelasannya, tim medis yang tidak diperkanankan pulang, akan dikarantina di rumah dinas.

“Untuk perawat itu kita bagi setiap lima jam sekali, jadi sehari itu ada 6 tim, dalam 24 jam itu 6 tim, dan tim yang menangani PDP ini walaupun dia belum positif sampai hasil keluar kita karantina di rumah dinas, kita siapkan dua rumah dinas dengan fasilitasnya, seperti kasur dan pendingin ruangan, TV, lemari es, suplemen, extra pudding, agar sampai hasil keluar mereka belum boleh keluar,” jelas Ratnosopi

Kata Ratnosopi, tim medis RSUD SS baru boleh pulang ke rumah apabila hasil uji laboratorium pasien yang mereka tangani positif. Namun apabila hasil yang keluar ternyata negatif, maka masa waktu karantinanya akan ditambah menjadi 14 hari lagi.

“Karena mereka tidak boleh berhubung dengan orang luar termasuk keluarga, karena tingkat penularannya sangat tinggi, dan mereka akan kita pantau gejalanya, apakah tenaga medis ini demam atau batuk pilek dan lain-lain,” ungkap Ratnosopi.

Terakhir, tim medis ini diketahui merupakan tim khusus yang hanya menangani pasien suspect corona, tidak untuk pasien kategori lain.

Penulis: Sepri | Editor: Donny

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button