NEWS

Turut Terimbas Virus Corona, Ekspor Ikan Nelayan Sungaiselan Terhenti

Lensabangkabelitung.com, Sungaiselan – Wabah virus corona (Covid-19) berdampak pada semua sendi kehidupan. Tak terkecuali juga para nelayan di Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah. Ekspor ikan laut telah terhenti dan harga ikan laut juga praktis ikut anjlok.

“Saat ini kami nelayan sudah tidak lagi bisa menjual ikan hasil tangkapan mereka ke eksportir ikan,” kata salah satu nelayan, Jen, Senin 30 maret 2020.

Upaya agar ikan laku dan dijual ke pasar tradisional, harganya juga tidak terdongkrak. Bahkan rata-rata turun hingga 50 persen.

Istilah yang kini umum di pasaran, ikan tidak laku ekspor karena pabrikan tutup tidak menerima pasokan ikan.

Diungkapkannya, semenjak adanya imbauan mengantisipasi penyebaran Covid-19, membuat pasar lokal juga sepi, karena warga mengurangi aktifitas di luar rumah.

Sehingga para pelanggan dan pembeli enggan untuk membeli ikan hasil tangkapan nelayan.

Situasi tersebut membuat para nelayan memutuskan untuk tidak melaut, karena hasilnya tidak sebanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan untuk melaut.

Sementara itu, salah satu nelayan lainnya Basri mengatakan, dampak dari Covid-19 memang sangat besar bagi nelayan di wilayah Bangka Tengah khususnya di Sungaiselan.

“Sejumlah perusahaan yang menerima ikan hasil tangkapan nelayan juga sementara tutup, padahal hasil tangkapan ikan sangat diharapkan oleh para nelayan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Basri.

Kini para nelayan di wilayah Sungaiselan hanya bisa pasrah sembari berharap wabah virus corona segera berakhir, sehingga harga ikan laut bisa kembali stabil.

Ia berharap kepada pemerintah supaya bisa memberi solusi untuk kebutuhan kami para nelayan di sana.

Penulis: Hendri | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button