NEWS

Sudah 46 Ribu Orang Masuk Bangka Sejak Kasus Positif Corona Pertama Indonesia Diumumkan

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir Pangkalpinang mencatat ada kedatangan 46.523 penumpang yang tiba di Pulau Bangka terhitung sejak 1 Maret – 23 Maret 2020.

Catatan itu hanya selisih satu hari pasca Presiden Jokowi mengumumkan kasus positif Corona pertama Indonesia pada 2 Maret 2020.

Assistant Manager of Airside Operation Bandara Depati Amir Maulid Sakti mengatakan periode 1 Maret 2020 sampai dengan 23 Maret 2020 tercatat ada pergerakan penerbangan sebanyak 584 untuk arrival (kedatangan) dan 584 departure (keberangkatan).

“Sedangkan untuk penumpang atau orang sebanyak 46.523 untuk arrival dan 41.244 untuk departure,” ujar Maulid kepada Lensabangkabelitung.com, Rabu, 25 Maret 2020.

Maulid mengatakan tren pergerakan pesawat di Bandara Depati Amir jika dibandingkan dengan Maret 2019 lalu naik 1,21 persen. Sedangkan tren pergerakan penumpang mengalami penurunan sebanyak 8,79 persen.

“Pada periode Maret tahun lalu pergerakan pesawat sebanyak 577 untuk arrival dan 577 untuk departure. Sedangkan penumpang yang tiba sebanyak 47.781 orang dan berangkat 47.205 orang. Resumenya ada kenaikan 1,21 persen untuk pergerakan pesawat dan ada penurunan 8,79 persen penumpang jika dibandingkan Maret tahun lalu,” ujar dia.

Menurut Maulid, hingga saat ini belum ada instruksi apapun untuk penutupan bandara baik itu dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung maupun dari pihak terkait.

“Kalau pengetatan penumpang tidak kita lakukan. Untuk penumpang cuma kita lakukan antisipasi kerjasama dengan Dinkes dan kesehatan pelabuhan bandar udara. Sebelum penumpang masuk kita lakukan penyemprotan disinfektan, pengecekan retina mata dan suhu tubuh,” ujar dia.

Sedangkan penumpang yang masuk ke Bangka, kata Maulid, wajib mengisi kartu kesehatan yang disediakan Dinas Kesehatan.

“Jadi kita monitor siapa saja. Untuk petugas operasional kerja 2 hari dan libur 3 hari untuk menjaga kesehatan dan memutus mata rantai penyebaran virus. Dari Angkasa Pura II memberikan petugas suplemen vitamin dan APD yang sesuai dengan standar WHO,” ujar dia.

Maulid menambahkan hingga saat ini belum ada case dengan penumpang karena menjalankan protokol pencegahan Corona. Para penumpang Pangkalpinang yang aware akan mendapat penjelasan yang baik.

“Paling cuma ada misskomunikasi kecil saja terkait penyemprotan basah. Itu saja. Kita evaluasi terus dan jaga. Petugas kita berikan kemampuan mengatasi complain dengan baik. Selain itu penumpang sudah tahu kegiatan kita karena sudah ada informasi di beberapa banner. Jadi penumpang bisa melihat,” ujar dia.

Penulis : Vio | Editor: Donny

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button