NEWS

Kapok!!! Pemuda Penyebar Hoax Pasar Muntok Tutup, Terancam 10 Tahun Penjara

Lensabangkabelitung.com, Muntok – KTB (22), pemuda asal Dusun Kemang Masam, Desa Air Putih Kecamatan Muntok yang menjadi tersangka melakukan penyebaran berita bohong (hoax) tentang pasar Muntok akan ditutup selama tiga hari, mengaku menyesal dengan apa yang telah ia perbuat.

“Saya menyesal, sangat menyesal, setelah ini saya ga mau lagi, untuk masyarakat Mentok saya minta maaf, saya menyesal sebesar-besarnya, ini bagi masyarakat pelajar, menyesal pak, saya kemarin-kemarin tidak terpikir pak” ungkapnya merasa kapok saat diwawancara sejumlah wartawan usai konferensi pers, Kamis 26 Maret 2020.

Kemudian, KTB yang juga bekerja di salah satu toko di pasar Muntok mengatakan kalau dirinya tidak punya motif atau maksud tujuan apa-apa, hanya sekedar iseng saja. Meskipun tahu bahwa apa yang ia lakukan itu berbahaya, KTB mengatakan kalau ide keisengan itu datang dari dirinya sendiri.

Sebelumnya, secara terpisah AKBP Adenan selaku Kapolres Bangka Barat mengatakan kalau KTB terancam hukuman setinggi-tingginya 10 tahun penjara, namun hal itu masih bisa diringankan.

“Bisa diringankan, tapi di pengadilan,” kata AKBP Adenan.

Lalu, AKBP Adenan juga menjelaskan kalau berita bohong ini berdampak membuat masyarakat berbondong-bondong untuk memborong barang gara-gara pasar diinfokan tutup.

“Apalagi situasi sekarang mudah sekali membuat masyarakat panik, jangan asal memberitakan berita yang belum jelas” tegas AKBP Adenan.

“Ini kasus hoax pertama, karena iseng, dia (tersangka,-red) jawab iseng, main-main, sama kayak prank-prank, tapi kalau meresahkan orang lain nanti bakal kena (hukuman),” demikian AKBP Adenan.

Penulis: Sepri | Editor: Donny

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button