NEWS

Fokus Cegah Corona, Polisi Tunda Pemeriksaan Wakil Gubernur Babel di Kasus Sijuk

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Antisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) turut mempengaruhi proses penundaan penanganan kasus di Polda Bangka Belitung dan jajaran. Salah satunya adalah kasus penertiban tambang timah ilegal di Sijuk yang berujung kericuhan.

Sebelumnya penyidik berencana memeriksa Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah dalam kasus tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Maladi mengatakan penyidik kemungkinan besar akan menunda pemeriksaan terhadap Abdul Fatah yang awalnya direncanakan pekan ini.

“Bukan dibatalkan ya. Kemungkinan akan ditunda pemeriksaannya,” ujar Maladi kepada Lensabangkabelitung.com usai konferensi pers Kapolda di ruang dialog publik Mapolda Bangka Belitung, Jumat, 27 Maret 2020.

Menurut Maladi, alasan penundaan pemeriksaan Abdul Fatah dikarenakan kepolisian saat ini fokus dalam upaya membantu pencegahan penyebaran virus Corona agar tidak masuk ke Bangka Belitung.

“Dengan situasi seperti ini, tentu saja banyak keterbatasan. Belum lagi persoalan transportasi yang saat ini sedang diusulkan cukup satu penerbangan dari Jakarta. Sedangkan pelabuhan rencananya hanya melayani transportasi logistik saja tanpa penumpang,” ujar dia.

Sebelumnya polisi resmi menetapkan 9 orang tersangka dari tiga Laporan Polisi (LP) dalam kasus penertiban tambang ilegal yang berujung kericuhan antara penambang dengan Satpol PP Pemprov Bangka Belitung. Dari tiga LP tersebut, ada 8 orang tersangka untuk kasus pengrusakan, satu orang untuk kasus penganiayaan dan satu orang untuk kasus pembakaran dari Satpol PP.

Penulis: Vio | Editor: Donny

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button