NEWS

Cara Pemkab Beltim Kurang Meyakinkan, Relawan #BeltimTidakSantuy Bergerak Cegah Corona

Lensabangkabelitung.com, Belitung Timur – Kelompok masyarakat di Kabupaten Belitung Timur yang tergabung dalam Relawan #BeltimTidakSantuy mulai bergerak membantu daerah dan masyarakat agar terhindar dari penyebaran virus Corona (Covid-19).

Salah satu inisiator terbentuknya #BeltimTidakSantuy, Mustaghfiri Asror mengatakan upaya membantu pencegahan penyebaran Corona di Belitung Timur disebabkan adanya kegelisahan dan kegusaran masyarakat karena aksi yang dilakukan Pemkab Belitung Timur dianggap relatif lambat dan kurang meyakinkan.

“Ini merupakan ikhtiar kami yang muda-muda berkontribusi bersama mencegah penyebaran Corona. Misi kami cuma satu yaitu selamat dan menyelamatkan nyawe bersame dari Covid-19, tanpa atribut tanpa simbol,” ujar Asror kepada Lensabangkabelitung.com, Minggu, 29 Maret 2020.

Dalam pencegahan penyebaran Corona, kata Asror, pihaknya berkeyakinan jika ketersediaan dan kevalidan data sangat penting ditengah situasi gawat darurat Corona. Untuk itu #BeltimTidakSantuy mengembangkan aplikasi berbasis IT sebagai satu diantara tools yang digunakan, selain baleho, himbauan, penyemprotan disinfektan dan lainnya.

“Kita menyebarkan formulir online yang berisi daftar pertanyaan penilaian resiko pribadi terkait Covid-19 agar bisa diisi masyarakat di Belitung Timur. Hingga pagi tadi, sudah ada 218 masyarakat dari 7 kecamatan di Belitung Timur yang berpartisipasi mengisi formulir online tersebut,” ujar dia.

Asror menuturkan formulir isian online tersebut akan memberikan penilaian apakah seseorang beresiko atau tidak terpapar Corona. Saat bekerja, kata dia, #BeltimTidakSantuy bekerja dengan sistem kewilayahan dan terus berdiskusi melalui WhatsApp Group (WAG).

“Apabila hasil penilaian melihat orang tersebut beresiko terkena Corona, maka kami bersama pihak berkompeten akan melakukan pendampingan dan memberikan penguatan informasi serta pemahaman terkait upaya pencegahan penyebaran Corona melalui aplikasi WA,” ujar dia.

Asror menambahkan apa yang dilakukan tersebut untuk mengunggah Pemerintah Kabupaten Belitung Timur untuk lebih serius dan meyakinkan semua masyarakat terhadap apa saja persiapan dan kesiapan Kabupaten Belitung Timur melawan wabah Corona sebelum semuanya terlambat.

“Kami tentunya akan mengikuti arahan dari pemerintah untuk dirumah saja ketika kami sudah menyakini langkah kongkrit yang telah dilakukan pemerintah daerah kami,” ujar dia.

Sementara Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza belum bersedia memberikan informasi terkait apa saja upaya dan langkah konkrit pemerintah daerah yang dipimpinnya dalam mencegah penyebaran Corona. Upaya konfirmasi yang dilakukan Lensabangkabelitung.com melalui pesan WhatsApp hanya dibaca dan tidak dibalas. Begitu juga dengan sambungan telepon tidak kunjung mendapat respon.

Penulis: Vio | Editor: Donny

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button