NEWS

Antisipasi Covid-19, 7 WNA Bangladesh di Belinyu Diperiksa Ketat

Lensabangkabelitung.com, Belinyu – Sebanyak tujuh orang anggota Jamaah Tabligh asal Bangladesh diperiksa, terkait antisipasi Covid-19. Mereka ditemui ketika berada di Masjid Mifahul Ulum, Kelurahan Air Asam, Kecamatan Belinyu Sabtu, 21 Maret 2020.

Keberadaan WNA asal Bangladesh ini diketahui tim Kecamatan Belinyu yang sedang melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi tersebut.

Melihat keberadaan 7 WNA asal Bangladesh tersebut, Camat Belinyu Sarly Nopiansyah langsung berkoodinasi dengan tim Puskesmas untuk mendata dan memeriksa kesehatan mereka.

Menurutnya pengecekan kesehatan ini diberlakukan semua terhadap masyarakat dan tamu yang datang ke Belinyu. Dari keterangan yang didapat, ketujuh WNA asal Bangladesh ini sebeumnya berada di Thailand dan 2 hari menginap di Jakarta lalu terbang ke Bangka.

“Mengenai informasi ini, kami sampaikan Sabtu kemarin saat kami sedang melakukan penyemprotan desinspektan kami bertemu rombongan dari Bangladesh di masjid Miftahul Ulum. Kami berkoordinasi dengan pihak Puskesmas untuk dilakukan pengecekan data awal kesehatan. Pengecekan ini diberlakukan untuk masyarakat dan tamu yang datang ke Belinyu yang datang dari luar Bangka,” jelas Sarly Minggu 22 Maret 2020.

Gejala awal yang dialami salah satu jama’ah adalah batuk-batuk dan panas tinggi dan langsung dirujuk ke RSUD Eko Maulana Ali belinyu,pasien tersebut pun langsung dirujuk ke RSUD Depati Bahrin Sungailiat.

Tim Kecamatan dan Puskesmas Belinyu langsung berupaya mengevakuasi sisa jama’ah lainnya yang masih berada di Masjid Miftahul Ulum menggunakan ambulance RSUD Eko Maulana Ali dan dibawa ke Markas Jama’ah Tabligh di Jalan Gajah Mada Pangkalpinang pada pukul 02.00 WIB.

Menurut Sarly, saat ini pihaknya sudah berkoodinasi dengan gugus kerja Provinsi Bangka Belitung untuk ditindaklanjuti mengenai karantina 7 orang WNA tersebut yang dievakuasi dari Masjid Miftahul Ulum dan RSUD Sungailiat.

Terpisah, Pimpinan sekaligus Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Banhka Belitung, Mikron Antariksa membenarkan ada satu darintujuh warga negara Bangladesh PDP terkait virus Corona. Saat ini WNA teraebut dalam pengawasan.

“Pasien rujukan dari rumah sakit di Kabupaten Bangka, statusnya PDP,” kata Mikron.

Penulis : Vera

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button