Cheap MLB Jerseys PayPal
Tomy Winata Harap Harimau Sumatera Jangan di Buru dan di Bunuh | Lensa Bangka Belitung
NEWS

Tomy Winata Harap Harimau Sumatera Jangan di Buru dan di Bunuh

Lensabangkabelitung.com, Jakarta – Pernyataan Plt.Bupati Muaraenim mendapat tanggapan serius dari Pengusaha nasional Tomy Winata mengajak semua pihak belajar dari peristiwa serangan harimau Sumatera yang menewaskan Sulis, warga Talang Tinggi, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Sulis diserang harimau Sumatera saat mandi di pemandian umum sekitar 100 meter dari rumahnya, hari Jumat lalu (27/12). Ia ditemukan dengan luka di sekujur tubuh. Kakinya juga dilaporkan hilang.

Tomy Winata mengatakan dirinya prihatin pada nasib yang dialami Sulis. Dia berharap agar peristiwa ini tidak terjadi lagi.

Menurut Tomy Winata, hewan yang memiliki nama Latin Panthera tigris sumatrae itu tidak tanpa alasan menyerang manusia.

Alasan utamanya adalah karena wilayah hidup mereka sudah dirusak oleh manusia.

Karena itu, sebutnya lagi, di sisi lain manusia juga perlu menjaga kawasan hutan yang sudah menjadi wilayah hidup harimau.

Dalam hal ini, Tomy Winata mamandang Sulis dan warga lain yang diserang harimau adalah korban dari anggota masyarakat yang mengganggu dan merusak wilayah hidup harimau.

Tomy Winata juga menyayangkan pernyataan yang disampaikan Plt. Bupati Muara Enim, Juarsah, yang meminta agar petugas Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSAD) dan Polisi Hutan memburu dan menangkap harimau hidup atau mati.

“Yang salah adalah anggota masyarakat yang mengganggu, merusak wilayah harimau, dan membuat harimau terusik. Kok malah harimau yang dibantai?” ujarnya dalam pesan yang diterima redaksi lensabangkabelitung.com.

“Ajarkan masyarakat agar tidak mengganggu wilayah yang sudah menjadi wilayah harimau, serta mata rantai makanannya. Dasar, mentang-mentang manusia dan penguasa,” demikian Tomy Winata.

Penulis : Release

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply


Back to top button