NEWS

Bupati Damaikan Konflik Pertambangan Kuruk

Lensabangkabelitung.com, Koba – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil meredam konflik pertambangan yang terjadi di kawasan Kuruk, Desa Lubuk Besar.

“Pro kontra yang terjadi antar penambang di kawasan Kuruk berakhir dengan damai dan mereka bersepakat untuk menjaga kawasan hutan,” kata Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh saat menerima sebanyak 13 perwakilan penambang di ruang kerjanya, Jumat (14/06/2019).

Sebanyak 13 penambang bijih timah tersebut menemui kepala daerah untuk dan bermaksud untuk menyelesaikan persoalan Kuruk yang semakin meruncing dan terjadi pro dan kontra.

“Saya menyarankan kepada para perwakilan penambang tersebut untuk berdamai dan berkomitmen menjaga hutan bakau dari kerusakan,” ujarnya.

Ibnu Saleh mengatakan, para penambang bersepakat menempuh jalan damai dan saling rangkul serta berkomitmen tetap menjaga lingkungan dari kerusakan.

“Khusus bakau yang terkena imbas dari penambangan bijih timah tersebut, pemerintah daerah akan segera melakukan rehabilitasi kawasan dan masyarakat siap membantu,” ujarnya.

Sementara Kapolres Bangka Tengah, AKBP Edison Ludy Bard Sitanggang mengatakan, meminta masyarakat penambang menjaga komitmen bersama.

“Hari ini perwakilan penambang berkumpul di ruangan bupati membahas masalah konflik pertambangan Kuruk, maka selesaikan hari ini juga. Kesepakatan sudah ada maka sama-sama memegang kesepakatan tersebut,” ujarnya.

Penulis : ADV/Humas & Protokol Bateng

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button