NEWS

Uang Beasiswa Tidak Sesuai 11 Alumni STPN Sampaikan Aspirasi ke Dewan 

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Sebanyak 11 alumni Mahasiswa Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) yang mendapatkan beasiswa utusan daerah Kabupaten Bangka tahun 2016 mempertanyakan kejelasan dana beasiswa senilai Rp.40 juta yang seharusnya mereka dapat.

Pasalnya hingga lulus tahun 2017 silam, ke 11 alumni ini tidak mendapatkan haknya secara utuh. Dari nilai Rp.40 juta mereka hanya menerima Rp.20 juta saja yang dicairkan via rekening.

Tentunya nilai tersebut mereka ketahui setelah menandatangani surat kesepakatan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka. 

Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Bangka, Magrizan mengatakan pihaknya sudah menerima pengaduan atau aspirasi alumni STPN yang mendapat beasiswa utusan daerah tersebut,karena pada kenyataannya hingga mereka lulus di tahun 2017 permasalahan tersebut belum juga selesai.

“Kami menerima pengaduan atau aspirasi dari beberapa mahasiswa yang mengenyam beasiswa utusan daerah tahun 2016 dan kenyataannya mereka (11 alumni STPN – red) selesai tahun 2017. Dan saat ini mengabdi di Kabupaten Bangka masalah itu belum juga rampung,”ujar Magrizan,Senin (20/5/2019) di Kantor DPRD Kabupaten Bangka.

Magrizan menjelaskan permasalahannya uang saku atau uang bantuan biaya hidup yang dijanjikan Pemkab Bangka tidak sesuai dengan yang ditandatangani. Dari Rp.40 juta dana yang tertera dalam lembaran hanya dicairkan 50% saja.

“Permasalahannya adalah sesuai yang mereka sampaikan kepada kami bahwa uang saku atau uang yang dijanjikan bantuan biaya hidup dari dinas atau dari Pemkab setelah mereka selesai tidak sesuai dengan apa yang mereka sudah tanda tangani. Jadi nilai nominalnya Rp.40juta selama 1 tahun. Tapi yang teralisasi sekitat 50%. Teknisnya mereka tanda tangan untuk pencairan keseluruhan. Apakah cara dinas mencairkan dananya atau manajemennya seperti itu,”jelas Magrizan.

Magrizan menduga adanya kejanggalan dalam penerimaan beasiswa ini sehingga sesuai fungsinya, Komisi 1 DPRD Kabupaten Bangka akan segera memanggil pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka untuk mengetahui permasalahan sebenarnya.

“Untuk mengetahui permasalahan ini. Kami tidak akan tinggal diam. Kemungkinan usai Lebaran kami akan panggil OPD tersebut. Masalah ini harus clear. Fungsi kami bukan menyelidiki tapi mengingatkan bahwa sepertinya permasalahan ini sudah 2017 sampe akhir tapi belum selesai juga. Kami akan tindak lanjuti ke OPD terkait dan disini menurut saya ada kejanggalan. Mungkin secara administrasinya saya juga belum jelas,” ungkapnya. 

Ia menilai dengan terjadinya permasalahan seperti ini tentu saja dapat menganggu konsetrasi belajar mahasiswa penerima beasiswa lantaran tak semua mahasiwa yang dalam kategori mampu.

Untuk mencari kejelasan tentang masalah tersebut wartawan telah menghubungi Plt Sekda Bangka Ahmad Muchsin  tapi sayangnya,  PLT Sekda Kabupaten Bangka tersebut enggan memberikan komentar dan menyarankan langsung ke OPD terkait. 

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka yang baru saja dilantik Andi Hudirman saat dikonfirmasi via ponselnya belum memberikan keterangan lebih lanjut. 

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button