NEWS

Mafia Pangan Jangan Bermain, Harga Pangan Dipantau Selama Ramadhan

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigadir Jenderal Istiono meminta mafia pangan tidak mencoba bermain untuk mencari keuntungan besar selama bulan suci ramadhan. Hal tersebut dikarenakan pihak kepolisian terus memantau harga bahan pokok.

“Mafia pangan tidak bisa bermain macam-macam. Tidak bisa menyimpan atau menimbun bahan pokok untuk mencari keuntungan. Harga sudah kita standarkan dan ditata. Ini akan terus kita pantau,” ujar

Istiono saat memberikan sambutan pada kegiatan Silahturahmi Forkopinda dengan masyarakat dalam menyambut bulan suci ramadhan 1440 Hijriyah di Gedung Tribrata Polda Bangka Belitung, Jumat, 3 Mei 2019.

Menurut Istiono, kepolisian turun langsung dalam menjaga dan menstabilkan harga bahan pokok agar tidak dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab mencari keuntungan besar.

“Harus dikontrol harga pangan ini. Jelang ramadhan biasanya harga tidak karuan kalau tidak kita kendalikan. Jangan sampai masyarakat dirugikan,” ujar dia.

Istiono mengatakan harga pangan terutama untuk daging ayam sempat melonjak tajam menjelang masuknya bulan ramadhan yang bertepatan dengan tradisi adat Ruwahan di Bangka Belitung.

“Harga ayam sempat melambung dari harga eceran tertinggi Rp 34 ribu menjadi Rp 45 ribu. Kalau tidak dikendalikan, dikhawatirkan harga melambung terus terjadi selama ramadhan,” ujar dia.

Istiono menambahkan kepolisian sudah turun langsung ke lapangan dengan menemui para pengusaha dan distributor untuk mengecek harga dan menyampaikan konsekuensi hukum jika berani kenaikan harga diatas HET.

“Harga sekarang sudah terkendali dan pasokan kita pastikan cukup untuk ramadhan,” ujar dia.

Penulis : Vio

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button