NEWS

Perayaan Cheng Beng, Adat Hormati Leluhur

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Perayaan Cheng Beng/Chin Ming merupakan tradisi orang tionghoa, dimana hari tersebut diadaka. Sembahyang dan ziarah tahunan pada makam orang tua/Leluhur dengan upacara penghormatan.

Salah satu tokoh Tionghoa Fu Nam Tjen  (71 thn),  sekaligus Peziarah Makam mengatakan bahwa Perayaan Cheng Beng/Chin Ming disetiap tahunnya jatuh pada bulan ke 3 dihari pertama (1) atau 3 ngiat cho 1 bertepatan pada kalender imlek yakni 4-5 april dikalender nasional, hal tersebut diungkapkan kepada wartawan saat Ziara di Makam orang tuanya,Kampung Hakok kelurahan Matras.

“Perayaan Cheng Beng/Chin Ming merupakan bagian pengingat orang-orang terkasih/tercinta yang telah mendahului kita sekaligus mempererat hubungan bersama sanak keluarga,bahwa diantara para orang mati, ada tradisi yang masih hidup,”Katanya, Jum’at (5/4/2019).

Cheng Beng/Chin Ming bertujuan untuk menghormati dan menunjukan tanda Berbakti sanak keluarga terutama Anak kepada orang tua/Leluhur dengan membawa beberapa makanan favorit semasa masih hidup didunia.

Diceritakannya bahwa Sebelum Hari perayaan Cheng Beng tiba,terlebih dahulu dari sanak keluarga telah membersihkan Makam ,seperti membersih rumput-rumput sekitar Makam,mengecat Makam dan sebagainya.

Setelah waktunya tiba ,Sanak keluarga mendatangi tempat Makam orang tua/Leluhur tersebut sambil membawa makanan,buah-buahan,kue,Hio/dupa,Lilin warna merah,baju dan uang yang terbuat dari kertas,serta karangan bunga sekaligus bersembahyang pada Makam orang tua/Leluhurnya.

Sanak keluarga bersembahyang serta berdoa mengunakan Hio didepan Nisan Makam orang tua/Leluhur dan dipercaya saat membakar Hio,Arwah orang tua/Leluhur akan datang untuk menikmati hidangan yang telah disiapkan oleh sanak keluarganya ditempat Makam.

Selanjutnya bagi sanak keluarga yang telah sembahyang makam orang tua/Leluhur,mereka akan meletakkan kertas perak dibadan Makam dan kertas kuning diatas Nisan Makam orang tuanya, sebagai pertanda bahwa Makam tersebut telah dibersihkan/dikunjungi oleh keluarganya,jelasnya.

Fu Nam Tjen berharap diperayaan Cheng Beng/Chin Ming ini  para Arwah orang tua/Leluhur yang telah sampai di Surga dan diterima disisi Tuhan Yang Maha Esa,serta bagi Keluarga yang telah ditinggalkannya dapat hidup rukun,damai,penuh rizki serta sehat selalu.

“Tanpa orang tua,kita tidak mungkin bisa ada didunia,untuk itu jangan lupakan orang tua/Leluhur kita serta Luangkanlah waktu yang tidak lama untuk Cheng Beng karena hanya setahun sekali,”katanya.

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button