NEWS

Pemkab Bangka di Verifikasi Penilaian Tahap Lima DPD Tahun 2019

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas)  melaksanakan verifikasi penilaian tahap kelima, Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2019. 

Dalam sambutannya Bupati Bangka, Mulkan SH MH mengatakan kegiatan ini juga sekaligus Forum Group Discussion (FGD) terkait perencanaan pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bangka. 

“Hari ini kita berkumpul membahas perencanaan pembangunan untuk daerah kita. Saat ini juga hadir tim penilaian yang akan menilai bagaimana perencanaan kita untuk membangun Kabupaten Bangka kedepan,” kata Mulkan, Selasa (9/4/2019) di Or Bangka Bermartabat.

Dijelaskan Mulkan ada beberapa tim penilai utama terdiri dari Prof. Ir. Tommy Firman, Msc, PhD sebagai penilai independen Guru Besar ITB dan DR. Ir. Budhi Santos, MA beserta beberapa staf dari Bapenas untuk meninjau langsung kondisi di lapangan.

Menurutnya tim penilai sebelumnya sudah mengunjungi beberapa lokasi seperti program Kebun Kepala Sawit Rakyat (KKSR), Kebun Singkong Rakyat (KSR) di Puding Besar serta lokasi lainnya, untuk melihat langsung kondisi riil di lapangan.

Kabupaten Bangka sendiri merupakan finalis 10 besar penilaian PPD, sehingga sangat dibutuhkan sumbangsih saran dari para peserta kegiatan yang berasal dari seluruh stakeholder  pemangku jabatan serta tokoh agama untuk memberikan solusi apa saja dalam membangun Kabupaten Bangka lebih baik lagi.

Pada kesempatan ini Mulkan meminta agar kegiatan ini dilaksanakan dengan sebaik baiknya, karena untuk mendapatkan data rencana pembangunan daerah.

“Melalui diskusi ini, saya minta seluruh OPD mampu memberikan informasi data rencana pembangunan yang dibutuhkan oleh tim penilai penghargaan pembangunan daerah,” harap Bupati Bangka.

Menurut bupati, data dan informasi dari OPD menjadi data pendukung dalam penilaian pembangunan daerah pemerintah Kabupaten Bangka yang masuk finalis 10 besar nasional bidang pembangunan dari 500 kabupaten dan kota seluruh Indonesia.

“Saya minta agar informasi atau data yang disampaikan ke tim penilaian harus benar benar akurat sesuai hasil kerja pembangunan,” kata Bupati.

Nantinua tim penilai ini akan langsung turun ke lapangan tanpa didampingi oleh OPD untuk menyesuaikan informasi yang disampaikan pada saat diskusi.

“Pertanggungjawaban realisasi pembangunan sekarang ini yang dibutuhkan adalah fakta fisik secara konkrit dan otentik, tidak hanya sekedar laporan administrasi namun juga dilakukan pemeriksaan fisik di lapangan,” katanya.

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button