NEWS

Pelaku Pelecehan Ayat Suci Al Quran di Bangka Barat Ditahan di Polda Babel

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Pelaku dugaan pelecehan terhadap ayat suci Al Quran yang videonya viral di media sosial Facebook resmi menjadi tersangka dan ditahan di sel tahanan Polda Bangka Belitung. Pelaku pelecehan tersebut diketahui berinisial DRL, 26 tahun, warga Dusun Sungai Tanggok Desa Sekar Biru Kecamatan Parit Tiga Jebus Kabupaten Bangka Barat.

Kapolda Bangka Belitung Brigadir Jenderal Istiono mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat menangani kasus tersebut dan langsung mengamankan pelaku yang sebelumnya nyaris dihakimi massa.

“Statusnya sudah tersangka dan ditahan di sel tahanan Polda. Kita bekerja dan bergerak cepat dari malam tadi hingga pagi hari mengungkap kasus ini,” ujar Istiono dalam konferensi pers dengan wartawan, Selasa, 9 April 2019.

Istiono menuturkan kasus tersebut mencuat setelah video pelaku blyang merekam dirinya dengan mengolok-olok Al Quran surat Ad-Dhuha dan mengumandangkan adzan dengan berbahasa Indonesia pada Senin 8 April 2019 kemarin.

“Pengakuan tersangka video yang direkam tersebut merupakan koleksi pribadi. Namun tersangka membagikan video tersebut ke grup WhatsApp Alumni SMK N 4 Tahun 2011/2012. Namun tidak berapa lama ada yang mengupload video tersebut dan menjadi viral serta menimbulkan kegaduhan,” ujar dia.

Istiono menegaskan kasus tersebut tetap diproses dan tersangka dikenakan pidana Pasal 45A ayat (2) juncto pasal 28 ayat (2) Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta pasal 156A KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

“Kita juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya handphone, pakaian, aksesoris serta gulungan kabel yang digunakan tersangka saat merekam video tersebut,” ujar dia.

Istiono menambahkan pihaknya juga bergerak cepat menangani kasus tersebut dengan meminta keterangan dari 36 orang saksi.

“Dari 36 saksi yang akan dimintai keterangan, sudah 8 orang yang kita mintakan keterangan. Kita mau gerak cepat karena sebagian besar saksi berada di Jakarta. Saksi ahli tersebut merupakan ahli ITE, MUI dan ahli pidana,” ujar dia.

Penulis : Vio

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close