NEWS

Didatangi Polisi, Aktivitas Tambang Timah Liar di Hutan Lindung Kuruk Tiba-Tiba Sepi

Lensabangkabelitung.com, Lubuk Besar – Aktivitas penambangan timah liar di kawasan Hutan Lindung Kuruk Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah tiba-tiba sepi dari aktivitas saat didatangi oleh tim gabungan dari Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung, Sabhara, Brimob dan Polres Bangka Tengah. Padahal sebelumnya diinformasikan ada banyak penambangan yang menjarah hutan lindung Kuruk.

Direktur Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung Ajun Komisaris Besar Indra Krismayadi mengatakan sepinya aktivitas ilegal tersebut diduga karena para penambang setuju untuk menghentikan aktivitasnya dan tidak akan menambang di kawasan hutan lindung.

“Hasil pertemuan masyarakat dengan penambang yang difasilitasi kepolisian sebelumnya, para penambang setuju untuk menghentikan aktivitasnya dalam waktu 6 hari. Hari ini kita datang dengan personil gabungan tidak ada lagi penambang dan kita melihat peralatan sudah mulai diangkat. Artinya penambang mematuhi kesepakatan untuk berhenti,” ujar Indra kepada wartawan, Senin, 8 April 2019.

Menurut Indra, terdapat pro dan kontra di tengah masyarakat Lubuk Besar terhadap penambangan tersebut. Namun kepolisian, kata dia, melihat dari sisi aturan yang berlaku.

“Pada intinya kita melihat ketika masyarakat yang menambang di kawasan hutan lindung yang sudah dilarang, maka itu sudah menyalahi aturan dan akan kita tindak,” ujar dia.

Indra mengaku memang cukup banyak penambang timah liar yang melakukan penambangan di hutan lindung Kuruk. Namun dia membantah adanya keterlibatan perusahaan dalam aktivitas tambang timah ilegal tersebut.

“Penambang yang disini hanya penambang kecil saja yang mencari uang untuk kehidupan sehari-hari. Tapi karena menambang di tempat yang dilarang, maka itu tetap tidak boleh,” ujar dia.

Indra menambahkan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan untuk memasang plang pemberitahuan bahwa kawasan tersebut adalah kawasan hutan lindung yang tidak boleh dijamah.

“Kita upayakan persuasif dulu untuk memberi kesempatan penambang untuk berhenti. Kalau masih membandel, sesuai dengan instruksi Kapolda mereka akan kita tindak tegas,” ujar dia.

Penulis : Vio

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button