NEWS

Rusak Hutan Lindung, Pemilik Tambang Tanda Tangan Surat Pernyataan

Lensabangkabelitung.com, jebus – Setelah meninjau tambang yang menggarap hutan lindung terletak di antara sungai drum dusun penganak dan teka 8 dusun jebu kecamatan parittiga bangka barat yang dilakukan oleh UPT Dishut Babar pada senin (4/3). Telah kantongi data pemilik tambang.

“Setelah melakukan pendataan kepada pemilik tambang yang menggarap hutan lindung pada senin lalu (4/3), pihak UPT Dishut babar akan panggil pemilik tambang yakni pendi.

Pada hari selasa (5/3) pendi memenuhi panggilan UPT Dishut Babar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang telah menambang dikawasan hutan lindung yang berada di antara sungai drum dusun penganak dan teka 8 dusun jebu kecamatan parittiga bangka barat.

Saat dikonfirmasi media Lensabangkabelitung.com pada tanggal (7/4), Melyadi menjelaskan kalau pendi sudah memenuhi panggilan kita, terkait aktifitas tambang miliknya yang berada dikawasan hutan lindung dengan luas lahan yang telah digarap kurang lebih 2 hektar dan pendi sudah menandatangani surat pernyataan kalau tidak akan menambang lagi dikawasan hutan lindung tersebut.

Kepala UPT Dishut Babar, Melyadi mengungkapkan, Disini kami hanya menjalan tupoksi, salah satunya langkah yang kami yakni, sudah memasang papan peringatan di dalam kawasan hutan, kalau ada yang melakukan kegiatan non prosedural di dalam kwasan hutan, kami beri peringatan, surat teguran atau surat pernyataan untuk tidak melakukan lagi, Dalam hal ini kami sudah tidak melakukan pembiaran.

Jadi sementara sampai surat pernyataan ini saja, tapi kalau beberapa hari kedepan tetap melakukan kegiatan penambangan dilokasi tersebut, akan kami laporkan ke dinas kehutanan untuk diambil langkah-langkah selanjutnya.”tutup melyadi.

Penulis : Redaksi

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button