NEWS

Mulkan : Anak Merupakan Aset dan Amanah Dari Allah

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Anak merupakan aset dan amanah yang dititipkan Allah SWT kepada kita dan merupakan satu karunia,hal tersebut disampaikan Bupati Bangka Mulkan ,saat menghadiri kegiatan Deklarasi kecamatan layak anak guna membangun desa layak anak di Kabupaten Bangka,Kamis (21/3/2019) di Kantor Kecamatan Sungailiat. 

“Anak merupakan reinkarnasi kita, dan aset kita, anak sangat penting bagi kita, karena tanpa anak rumah akan sepi termasuk kebahagiaan berkurang tanpa anak, ketika ada anak luar biasa,suatu kebahagian dalam rumah tangga, ” ungkap Mulkan. 

Anak merupakan amanah sekaligus karunia Tuhan YME yang harus kita jaga karena didalam dirinya melekat harkat martabat dan hak hak sebagai manusia yang termuat dalam dalam UUD 1945 dan konvensi perserikatan bangsa-bangsa tentang hak-hak anak.

“Untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan anak diperlukan upaya yang sungguh sungguh dari pemerintah, masyarakat dan dunia usaha melalui pengembangan Kabupaten layak anak, dan untuk mewujudkan Kabupaten layak anak, secepatnya harus dibentuk Kecamatan layak anak,” jelas Mulkan. 

Sesuai dengan visi bangka setara “sejahtera dan mulia” maka anak-anak kita adalah setara perannya dalam dalam ikut serta membangun Kabupaten Bangka.

“upaya untuk memberikan jaminan perlindungan dan hak-hak anak telah menjadi komitmen nasional dan internasional oleh karena itu diperlukan dukungan semua pihak, mulai dari negara pemerintah dan masyarakat, keluarga serta orang tua yang bertanggung jawab dan berkewajiban untuk memenuhi hak anak, ” jelas Mulkan. 

Mulkan meminta agar para camat segera membentuk tim kerja gugus Kecamatan, dan diharapkan untuk dapat menjalankan tupoksi gugus kerja tugas dengan sebaik-baiknya.

Sementara itu Suhardi Camat Sungailiat mengatakan setelah deklarasi ini diselenggarakan maka para camat akan berkoordinasi, supaya seluruh kecamatan yang mengepalai desa desa,lurah lurah untuk bersinergi untuk menjadikan kabupaten Bangka ini menjadi kecamatan layak anak. 

“Nantinya akhirnya ketingkat Nasional,Indonesia menjadi negara 

anak artinya tempatnya berkumpul,tempat bermain,tempat perlindungan semuanya nanti kita lindungi, dengan aturannya, undang undangnya.” ungkapnya. 

Untuk itu sudah sebagai camat kita mendorong bapak bupati untuk segera membuat Perbup dan perda.

“Semoga kita mempunyai payung hukum untuk melindungi anak kita,terutama ibu/bapak tidak semena mena lagi,karena ada payung hukumnya, mereka tidak bisa melanggar aturan,kalo hanya slogan slogan tidak cukup,harus ada penekanannya,lebih kebawah, karena ujung tombaknya ada di lurah,dan keluarga,” jelasnya. 

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button