NEWS

Masukkan Sparepart Motor Sport Asal Malaysia ke Bangka, Warga Rejosari Pangkalpinang Ditahan

Lensabangkabelitung, Pangkalpinang – Anggota Tim Hiu Macan Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairda) Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung berhasil menangkap Isadi, warga Rejosari Kota Pangkalpinang karena menyelundupkan sparepart motor sports asal Malaysia dan Thailand ke Bangka Belitung melalui Pelabuhan Tanjung Gudang Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka.

Kepala Subdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditpolairda Polda Bangka Belitung Ajun Komisaris Besar Irwan Deffi Nasution mengatakan pelaku berhasil diamankan saat akan mengambil barang ketika kapal bersandar di Pelabuhan Tanjung Gudang.

“Penyelundupan tersebut berhasil digagalkan setelah kita menerima laporan adanya pengiriman barang ilegal dengan menggunakan Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara yang melewati tol laut Pulau Batam, Tanjung Pinang menuju pelabuhan Tanjung Gudang. Ada 49 kotak berisi sparepart kendaraan roda dua dan tiga lembar invoice faktur dari Kuala Lumpur,” ujar Nasution kepada wartawan, Kamis, 21 Maret 2019.

Nasution menuturkan modus yang digunakan pelaku adalah dengan memesan barang secara online toko di luar negeri dan mengirimkan barang tersebut ke Batam yang selanjutnya dikirim lagi ke Bangka.

“Di Bangka pelaku menjual lagi sparepart tersebut secara online. Pembelinya bukan cuma di Bangka. Ada juga pembeli dari Jawa. Pelaku sudah cukup lama melakukan hal ini. Sempat berhenti di 2018 dan bermain lagi dengan keuntungan 50 persen,” ujar dia.

Menurut Nasution, terdapat 82 item sparepart dengan merek Yamaha yang berhasil diamankan dari pelaku dengan total ratusan juta rupiah. Dari keterangan saksi ahli dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bangka Belitung, kata Nasution, pelaku diduga kuat melanggar Pasal 104, Pasal 106 dan Pasal 113 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang perdagangan.

“Ancaman hukumannya penjara lima tahun dan denda sebesar Rp 10 miliar,” ujar dia.

Nasution menambahkan dengan tertangkapnya pelaku tersebut diharapkan ada efek jera bagi masyarakat lain yang masih melakukan hal yang sama dengan pelaku. Pihaknya mensinyalir masih ada pelaku lain yang melakukan kejahatan yang sama karena bisnis tersebut sangat menggiurkan.

“Masyarakat juga kita harapkan dapat berperan dengan memberikan informasi kepada petugas kami jika mengetahui adanya pelanggaran. Kami juga tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan yang merugikan negara ini,” ujar dia.

Penulis : Vio

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button