NEWS

Diff Art Community SLB Negeri Sungailiat Ikut Kompetisi IDPFEST di Tearter Taman Ismail Marzuki

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Tim Kesenian SLB Negeri Sungailiat sebanyak delapan orang yang tergabung dalam kelompok perkusi Diff Art Community akan tampil di Tearter Jakarta Taman Ismail Marzuki.

Kelompok Perkusi Diff Art Community SLB Negeri Sungailiat tersebut mendapat undangan langsung dari IDPFEST (Indonesia Drum dan perkusi Festival) Indonesia  untuk tampil di Jakarta,yang akan diselenggarakan pada tanggal tanggal 28- 31 Maret 2019.

“Disana ada satu agenda Ansambel Perkusi Difabel,jadi kita mengisi diacara itu, untuk mewakili provinsi diajang tersebut,nanti para peserta ini akan menampilkan musik Perkusi berkolaborasi dengan musik asal daerah kita (Babel-red), yakni musik Dambus,” jelas Dwi Kurniawan pelatih tim Kesenian SLB didampingi koordinator Teguh dan Kepala SDLB Negeri Sungailiat Sahara.Rabu (27/3/2019).

Dijelaskan Dwi keberadaan tim kesenian ini sudah hampir dua tahun tetapi sudah sering tampil di berbagai kegiatan untuk mengisi acara yang digelar di Kabupaten Bangka , Pangkal pinang dan Provinsi Babel. 

“Kali ini Alhamdulilah, kita diminta tampil di tingkat Nasional, hal ini suatu kehormatan bagi kami, dan kami akan berusaha tampil semaksimal mungkin, demi nama baik Provinsi kita,” ungkapnya di kantor SLB Negeri Sungailiat.

Menurutnya, suatu kebanggaan tersendiri bagi Tim Kesenian SDLB Negeri Sungailiat, bisa menunjukan, menampilkan bakat dibidang seni, baik seni musik dan suara di tingkat Nasional bersama para pemain-pemain yang normal dan profesional.

“Walaupun anak-anak kita, yang mempunyai kebutuhan khusus, ada hal yang spesial dari mereka yang kita angkat dan kita tunjukkan ke masyarakat bahwa mereka juga bisa, berprestasi, berkarya hingga ke tingkat nasional,” ungkapnya. 

Tim kesenian yang beranggotakan delapan orang tersebut diantaranya Faisal (tunadaksa),Alan Setiawan (tunadaksa),Haikal ( tunarungu), Muhammad Sodiq ( Tunarungu), Oktadiastari (tunarungu),Endi kamiapur (pendamping tunarungu),serta guru pendamping Teguh Sucipto,Yudi Febro, dan Muhammad Romdan.

Penulis :  Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close