NEWS

Lahan Eks Tambang Timah di Sulap Menjadi Kebun Rakyat

Lensabangkabelitung.com, Desa Bukit Layang – Lembaga Riset Pemerintah Jerman menyerahkan 17 hektare lahan reklamasi percontohan dalam kawasan Izin Usaha Penambangan PT Timah Tbk ditapak air kundur ,Desa Bukit Layang Kecamatan Bakam sebagai bentuk komitmen lembaga dan perusahaan penambangan tersebut menghijaukan kembali lahan kritis yang ada di Bangka. 

“Kerjasama ini tentu baik sekali, memperlihatkan bahwa sinergitas bisa dilakukan dengan luas,kami mengapresiasi langkah BGR sebagai lembaga riset dari Jerman yang aware terhadap asal usul timah dan program pasca tambangnya,hal seperti ini harus kita dukung bersama sebagai spirit dalam pelaksanaan good mining practice,”jelas Amin Haris Sugiharto selaku sekretaris perusahaan PT Timah Tbk.

Kegiatan reklamasi lahan bekas tambang bijih timah di Desa Bukit Layang ini  merupakan kerja sama Pemerintah Indonesia dengan Jerman dalam menghijaukan kembali lahan kritis menjadi produktif untuk peningkatan perekonomian masyarakat.

Kepala Divisi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi  Kedutaan Besar Republik Federal Jerman, Svann Langguth mengucapkan terima kasih atas dukungannya dan berhatap proyek reklamasi ini berjalan lancar.

“Kegiatan reklamasi ini murni dari niat baik Pemerintah Jerman yang merupakan salah satu negara tujuan ekspor timah Indonesia, untuk mengreklamasi lahan bekas tambang timah di Bangka Belitung,” katanya.

Sementara itu Kepala Bappeda Provinsi Bangka Belitung Fery Insani mengatakan lokasi ide awal atau temanya sebuah bentuk reklamasi yang direkomundasikan merupakan Pilot project dari BGR. 

“Jadi inilah salah satu bentuk bagaimana ditempat bekas pertambangan. Tapi ini tidak masuk kriteria menanam seperti ini, jadi kita sepakat ini semacam bentuk pemberdayaan, atau CSR PT Timah Tbk, atau PPM ( Program Pemberdayaan Masyarakat. Red) yang sudah dibuat oleh Provinsi,” jelas Fery. 

Ini nantinya dikelola oleh Bumdes, pemprov tidak punya kewenangan untuk intervensi kesini, nanti akan digantikan oleh Pemkab Bangka, karena perusahaan ini kewenangan Kabupaten/Kota bukan Pemprov.

“Pemprov akan melakukan pendampingan,soal aset nanti akan kita sepakati aset ini diserahkan oleh pemerintah Jerman kepada kementrian ESDM kepada Bumdes,” Jelas Fery. 

Pada kesempatan ini juga Fery mengucapkan terima kasih Pemerintah Jerman atas diberikannya bantuan. 

“Harapan kami ini tidak hanya dibangun, tidak hanya sebagai seremoni, dibangun,selesai, ditinggalkan ,namun ada keberlanjutannya,jangan sampai terbengkalai, jangan ditinggalkan,diteruskan dan dampingi masyarakat sekitar,  agar kebun ini betul betul sebuah pilot project untuk lahan eks tambang Timah,” Harap Fery. 

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button