NEWS

Harga Tiket Pesawat Mahal, Tidak Berpengaruh Pada DL Dewan

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Sejak Bulan Desember 2018 sampai dengan Februari 2019 harga tiket pesawat melonjak naik, tetapi mahalnya harga tiket pesawat tersebut tidak mempengaruhi perjalan dinas Anggota DPRD Kabupaten Bangka. Mereka masih bisa dinas keluar daerah yang rutin dilakukan setiap minggunya. 

Sekretaris DPRD Kabupaten Bangka, Andi Hudirman, mengatakan masih ada anggaran daerah untuk mendanai para anggota dewan bepergian dinas luar (DL) ke berbagai daerah di Indonesia.

Apalagi setiap tahunnya untuk dana DL 35 Anggota DPRD Kabupaten Bangka ini Pemkab Bangka sudah menganggarkan dana sekitar Rp 35 milyar per tahun.

Menurutnya harga tiket pesawat terbang yang tinggi sejauh ini belum berpengaruh terhadap tugas dewan untuk konsultasi atau studi banding ke luar daerah.Keberangkatan dewan ke luar daerah tetap sesuai jadwal banmus.

“Sudah terjadwal di banmus untuk keberangkatan masing-masing komisi. Mau tidak mau mereka harus berangkat,” kata Andi Hudirman , Kamis (7/2/2019) di Kantor DPRD  Bangka.

Terkadang anggota dewan naik pesawat seperti Lion atau Sriwijaya Air yang harganya masih di bawah Garuda,mereka juga menyesuaikan dengan kondisi anggaran yang telah dianggarkan oleh pemerintah daerah.

“Sementara ini masih jalan terus sesuai jadwal banmus yang sudah terjadwal sampai saat ini masih lancar,” kata Andi Hudirman.

Jika para anggota dewan tersebut menggunakan pesawat terbang yang mengenakan tarif bagasi berbayar maka biaya bagasi menjadi tanggungan anggota dewan sendiri.

“Mereka bayar masing-masing untuk kelebihan bagasi tidak ditanggung. Mereka menyesuaikan dengan harga tiket, yang banyak ini menggunakan Sriwijaya Air karena bagasi masih ditanggung,” ungkap Andi Hudirman.

Sedangkan untuk pendamping anggota dewan yang keluar daerah menurutnya sekali DL biasanya dua orang dalam satu kali perjalanan untuk masing-masing komisi.

“Mereka tetap satu paket tidak bisa banyak pengaruh juga itu paling kami mengurangi pendamping disesuaikan,” jelas Andi Hudirman.

Mengenai mahalnya harga tiket pesawat dikatakan Andi pihak Pemprov Babel sudah berusaha memanggil pihak-pihak terkait untuk mencari solusi tetapi masih saja harga tiket pesawat mahal.

Ia berharap, harga tiket pesawat terbang ini bisa normal kembali karena walaupun dari sisi keberangkatan dewan belum berdampak tetapi cukup mengerus dana DL sehingga biaya untuk pembelian tiket pesawat melonjak.

Hal serupa dikatakan wakil ketua DPRD Bangka Rendra Basri menurutnya keberangkatan anggota dewan untuk DL tidak berpengaruh, karena sudah ada dibanmus dan sudah dianggarkan.

Tetapi untuk kebutuhan masyarakat atau wisatawan yang ingin berkunjung ke Bangka jelas berpengaruh.

“ini sangat berpengaruh karena harga tiketnya terlalu tinggi,sebaliknya ketika masyarakat perlu ke Jakarta akan menjadi kendala. Kita harapkan ini menjadi perhatian khusus pemerintah daerah dan provinsi bagaimana untuk menstabilkan harga tiket pesawat khususnya Pangkal Pinang Jakarta,” harap Rendra. 

Kami berharap dalam waktu dekat ada normalisasi harga tiket. Atau secara terpadu memberi suatu masukan kepada pemerintah bagaimana untuk menstabilkan harga tiket, tentunya mengimbangi perhitungan dari maskapai berapa idealnya harga tiket Pangkal Pinang Jakarta atau Palembang. Dalam artian maskapai tidak rugi masyarakat juga tidak dirugikan. 

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button