NEWS

Gubernur Erzaldi Saksikan Penandatanganan Kontrak Paket Kegiatan Senilai Rp178 Miliar

Lensabangkabelitung.com, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, Senin (18/2/2019) pagi, menyaksikan Penandatanganan Kontrak Paket Kegiatan Tahun Anggaran 2019 senilai Rp178 miliar, antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) di Lingkungan Pemprov Babel, dengan Kontraktor.

Penandatangan kontrak dilakukan secara simbolis, diantaranya Peningkatan Jalan Junction Membalong oleh PT sinar Matahari Abadi, Peningkatan Jalan Puding Besar-Saing-Kota Waringin oleh PT Lemabawai Indah Makmur, Peningkatan Jalan Sungai Selan-Lampur-Simpang Gedong-Puput-Simpang Gedong oleh PT Fajar Indah Satya Nugraha.

Kegiatan yang berlangsung di Swiss-Bel Hotel Pangkalpinang ini, juga disaksikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Babel, Aditya Warman, Wakajati, Sumardi, Kepala Perwakilan BPKP Babel, Faizal, dan Tim Pengawal Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi Babel, serta Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Pemprov Babel, dan para Kontraktor.

Kepala Dinas PUPR Babel, Noviar Ishak dalam laporannya menyampaikan, penandatanganan kontrak ini untuk 24 paket kegiatan senilai Rp178 miliar, sedangkan untuk total kegiatan yang akan dilelang pada tahun 2019 sebanyak 60 kegiatan dengan nilai anggaran Rp243 miliar.

“Yang sudah di kontrak 24 paket hari ini ditandatangani. Ini totalnya 40 persen dari total kegiatan yang akan kita laksanakan sebanyak 60 paket tahun ini,” ungkap Noviar.

Pihaknya menargetkan, lelang ini pada bulan Maret mencapai 70 persen. Sedangkan untuk Tata Ruang baru akan kontrak April. Noviar yakin Oktober seluruh pekerjaan dapat terselesaikan.

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, pada kesempatan itu, mengatakan, Pelaksanaan Lelang yang dilakukan oleh Pemprov Babel tahun ini, berjalan dengan lancar. Bahkan lelang dengan penunjukan langsung pun telah dilakukan melalui sistem tidak seperti tahun sebelumnya yang masih manual, sesuai dengan anjuran dari Kopsurgah KPK.

Sistem tersebut, dikatakan Gubernur, memperkecil tindakan yang tidak diinginkan terhadap pelaksanaan Lelang.

“Kegiatan seluruh Proyek Pembangunan Provinsi Babel didampingi dan dikawal oleh Inspektorat Babel, Kantor Perwakilan BPKP Babel dan TP4D Kejati Babel, mulai dari proses perencanaan hingga pelaksanaan, sehingga kegiatan ini bisa Clean and Clear,” ujar Gubernur.

Setiap Proyek Pembangunan itu juga, diharapkan Gubernur, untuk mengacu pada 4 T yaitu Tepat Waktu, Tepat Mutu, Tepat Sasaran dan Tepat Guna.

Gubernur mengapresiasi semua pihak pada kegiatan ini, dalam rangka mendeteksi dini hal-hal yang berkenaan dengan penyimpangan yang tidak terniatkan dalam hati, sehingga tidak terjadi.

Kajati Babel, Aditya Warman dalam kesempatan sama menegaskan, TP4D bukan sebagai tempat berlindung untuk perbuatan yang menyimpang, tetapi dibentuk untuk tujuan Kesejahteraan Masyarakat.

“TP4D tidak akan memberikan celah bagi siapapun untuk melakukan kegiatan yang menyimpang dari aturan dalam pelaksanaan Proyek Pembangunan,” terang Kajati.

Kajati mengapresiasi langkah Pemprov Babel yang menyerahkan Pengawalan Pembangunan di Babel pada TP4D. Hal ini, merupakan cerminan bahwa Pimpinan di Daerah ini, sangat tinggi dan konsen akan Pelaksanaan Pembangunan/Proyek di Daerah.

Hal ini juga, sambung dia, menjadi tanggung jawab Kajati dalam melaksanakan Pengawalan Proyek Pembangunan yang diserahkan itu.

Pada kegiatan ini juga dilaksanakan Penyerahan Penghargaan Kepada TP4D Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Atas Pelaksanaan Pembangunan, yang diserahkan oleh Gubernur Babel Erzaldi kepada Kajati Babel Aditya Warman.

Penulis : ADV/HumasPro/Lulus

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button